Iklan Astra Motor

Herman Deru Minta Pilot Project Dry Ice Berlanjut, Harapan Baru Atasi Kabut Asap

Herman Deru Minta Pilot Project Dry Ice Berlanjut, Harapan Baru Atasi Kabut Asap

Herman Deru Minta Pilot Project Dry Ice Berlanjut, Harapan Baru Atasi Kabut Asap-Foto:Istimewa-

Untuk memastikan perkembangan kondisi di lapangan, Herman Deru akan meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel memperbarui data kualitas udara setelah pelaksanaan operasi dry ice sehari sebelumnya.

“Saya tidak tahu masyarakat merasakan atau tidak, tapi ini kondisi yang sedikit membaik. Kalau ini (dry ice) diteruskan, mudah-mudahan ada dampaknya,” ujarnya.

BACA JUGA:Lidyawati Cik Ujang Ajak Masyarakat Perkuat Ketahanan Keluarga untuk Cegah KDRT

BACA JUGA:Perkuat Penanganan Karhutla, Sumsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Teknologi Realiza

Sementara itu, data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menunjukkan adanya peningkatan jarak pandang (visibility) setelah pelaksanaan penyemaian dry ice di Sumsel.

Jarak pandang di sekitar wilayah penyemaian yang sebelumnya terpantau sekitar 650 meter meningkat menjadi 2.800 meter atau 2,8 kilometer.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, menyebut peningkatan tersebut berdasarkan laporan sementara pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) melalui penyemaian dry ice untuk membantu mengatasi kabut asap akibat karhutla di Sumsel.

“Laporan sementara menunjukkan peningkatan visibility di sekitar wilayah penyemaian, yang semula terpantau di kisaran 650 meter menjadi 2.800 meter,” kata Berton dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan penerapan teknologi dry ice sebagai salah satu upaya membantu mengurai kabut asap yang menyelimuti wilayah Sumsel, khususnya Kota Palembang dan sekitarnya.

Pada tahap awal, operasi tersebut direncanakan menggunakan sekitar 1,5 ton karbon dioksida padat untuk mendukung uji coba teknologi tersebut.

Langkah ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan kabut asap akibat karhutla di Sumatera Selatan.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, didampingi Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru, sebelumnya meninjau persiapan operasi dry ice di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (14/10/2026).

Saat itu, Herman Deru mengatakan persiapan uji coba terus dimatangkan, termasuk penyiapan pesawat untuk mendukung operasi tersebut.

Sebagian bahan dry ice telah tiba di Palembang, sedangkan sisanya masih dalam perjalanan dari Lampung.

Dengan mulai terlihatnya perubahan kondisi udara dan adanya laporan peningkatan jarak pandang, Herman Deru berharap proyek percontohan dry ice dapat terus dilanjutkan dan dievaluasi secara teknis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait