Iklan Astra Motor

Siomay, Kuliner Legendaris yang Tetap Bertahan di Tengah Perubahan Zaman

Siomay, Kuliner Legendaris yang Tetap Bertahan di Tengah Perubahan Zaman

Siomay-Fhoto: Istimewa-

PALPOS.CO - Di tengah pesatnya perkembangan kuliner modern dan menjamurnya makanan viral, siomay tetap berdiri kokoh sebagai salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia.

Jajanan berbahan dasar ikan ini tidak hanya dikenal karena rasanya yang gurih dan saus kacangnya yang khas, tetapi juga karena nilai budaya dan sejarah panjang yang melekat di dalamnya.

Siomay diyakini berasal dari pengaruh budaya Tionghoa yang kemudian beradaptasi dengan selera lokal.

Di Indonesia, khususnya di Bandung, siomay mengalami modifikasi bahan dan penyajian sehingga berbeda dengan versi aslinya.

BACA JUGA:Gado-gado, Kuliner Tradisional Indonesia yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

BACA JUGA:Pindang Ikan Patin, Kuliner Tradisional yang Terus Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

Jika di negara asalnya siomay umumnya disajikan dengan saus asin atau cuka, di Indonesia siomay justru identik dengan siraman saus kacang kental, kecap manis, sambal, dan perasan jeruk limau.

“Siomay itu sederhana, tapi rasanya kaya. Dari dulu sampai sekarang tetap dicari,” ujar Asep (45), pedagang siomay keliling di kawasan Dago, Bandung, yang telah berjualan selama lebih dari 20 tahun.

Menurutnya, meskipun harga bahan baku sering naik, pelanggan setia siomay tidak pernah benar-benar berkurang.

Siomay biasanya terdiri dari adonan ikan tenggiri yang dicampur tepung tapioka, lalu dikukus bersama berbagai pelengkap seperti tahu, kentang, kol, pare, dan telur.

BACA JUGA:Tempe Mendoan, Ikon Kuliner Banyumas yang Tetap Digemari di Tengah Perubahan Zaman

BACA JUGA:Cakwe, Jajanan Tradisional yang Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Makanan Modern

Variasi isi ini membuat siomay tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga dianggap sebagai makanan yang relatif seimbang.

Tak heran jika siomay sering dijadikan pilihan camilan sekaligus makanan pengganjal lapar oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja kantoran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: