Iklan Astra Motor

Asam Padeh Ikan Tongkol, Kuliner Tradisional yang Menggoda Selera dari Sumatera Barat

Asam Padeh Ikan Tongkol, Kuliner Tradisional yang Menggoda Selera dari Sumatera Barat

Asam, pedas, dan penuh rasa, Nikmati kelezatan Asam Padeh Ikan Tongkol khas Minang-Fhoto: Istimewa-

PALPOS.CO - Indonesia dikenal dengan kekayaan kulinernya yang luar biasa. Salah satu hidangan yang menonjol dari ranah Minang adalah asam padeh ikan tongkol.

Hidangan ini tidak hanya menghadirkan cita rasa pedas yang menggigit, tetapi juga perpaduan rasa asam yang segar, membuatnya menjadi favorit banyak orang, baik di restoran maupun rumah makan tradisional.

Asam padeh secara harfiah berarti “asam pedas”, dan sesuai namanya, hidangan ini memadukan rasa asam yang berasal dari belimbing wuluh atau asam kandis dengan bumbu pedas yang khas Minang.

Ikan tongkol dipilih karena teksturnya yang padat dan rasanya yang kuat, sehingga mampu menyerap bumbu secara maksimal. Proses memasaknya yang relatif singkat membuat ikan tetap empuk dan lezat.

BACA JUGA:Siomay, Kuliner Legendaris yang Tetap Bertahan di Tengah Perubahan Zaman

BACA JUGA:Gado-gado, Kuliner Tradisional Indonesia yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

Menurut beberapa pakar kuliner Minang, asam padeh ikan tongkol bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal tradisi. Hidangan ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu, diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.

Dalam sejarahnya, masakan ini lahir dari kebutuhan masyarakat pesisir Sumatera Barat yang memiliki akses mudah ke ikan laut dan rempah-rempah lokal.

“Dulu, orang Minang sering menggunakan ikan tongkol karena mudah didapat dan bisa diolah menjadi berbagai hidangan,” jelas Dedi, seorang koki tradisional Minang.

Resep asam padeh ikan tongkol sebenarnya cukup sederhana. Ikan tongkol segar dibersihkan, dipotong sesuai ukuran, lalu direndam sebentar dengan air jeruk nipis untuk mengurangi bau amis.

BACA JUGA:Pindang Ikan Patin, Kuliner Tradisional yang Terus Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

BACA JUGA:Tempe Mendoan, Ikon Kuliner Banyumas yang Tetap Digemari di Tengah Perubahan Zaman

Selanjutnya, bumbu utama berupa cabai merah, bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, dan asam kandis dihaluskan atau ditumis.

Ikan kemudian dimasak bersama bumbu hingga matang dan meresap sempurna. Banyak juga yang menambahkan daun kemangi atau daun kunyit untuk aroma yang lebih khas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: