Program Berkah Pegawai OKI Bantu Ribuan Warga
Pemkab OKI salurkan ribuan kantong beras hasil sedekah ASN.-Foto:dokumen palpos-
OKI,PALPOS.CO — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menyalurkan ribuan kantong beras hasil sedekah aparatur sipil negara (ASN) kepada masyarakat dhuafa.
Program bertajuk Berkah Pegawai ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam membantu warga sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Sebanyak 3.074 kantong beras dengan nilai mencapai Rp209,4 juta berhasil dihimpun dari infaq dan sedekah ASN Pemkab OKI, Kementerian Agama OKI, serta karyawan Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung.
Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada 2.625 penerima manfaat di wilayah Kayuagung, termasuk 60 penyandang disabilitas dan 111 tenaga kebersihan.
BACA JUGA:Melalui Silaturahmi Kebersamaan, Kapolres dan Dandim OKI Perkuat Soliditas
BACA JUGA:Forkopimda OKI Perkuat Kesiapsiagaan Jelang Idul Fitri
Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, mengatakan bahwa program ini mencerminkan kepedulian ASN terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang hari besar keagamaan.
“Sedekah ASN yang terkumpul hingga ribuan kantong beras ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang Idul Fitri,” ujarnya saat penyaluran bantuan di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKI, Selasa, 17 Maret 2026.
Menurut Muchendi, program tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Selain penyaluran bantuan sosial, Pemkab OKI turut menggelar Operasi Pasar Murah melalui program PERJAKA.
BACA JUGA:Pos Pam Lempuing Sambut Pemudik yang Singgah, Imbau Keselamatan Perjalanan
BACA JUGA:Tinjau Posyan Celikah dan Mako Polres OKI, Pamatwil Polda Sumsel Pastikan Kesiapan
Kegiatan ini telah dilaksanakan dua kali, masing-masing pada 12 Februari dan 17 Maret 2026.
Ketua Harian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) OKI, Asmar Wijaya, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan upaya konkret dalam mengendalikan inflasi, terutama menjelang hari besar keagamaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






