Gregoria Absen Awal 2026! BWF Setujui Protected Ranking karena Masalah Vertigo.
Gregoria Absen Awal 2026! BWF Setujui Protected Ranking karena Masalah Vertigo. -Fhoto:@Facebook_Anggiznr-
PALPOS.CO - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memastikan bahwa Federasi Bulutangkis Dunia (Badminton World Federation/BWF) telah menyetujui permohonan protected ranking untuk tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung.
Status protected ranking tersebut berlaku mulai 30 Desember 2025 dengan durasi minimal tiga bulan hingga maksimal satu tahun, sesuai regulasi yang ditetapkan BWF.
Pengajuan protected ranking dilakukan PBSI menyusul kondisi medis yang dialami Gregoria, yakni penyakit vertigo yang membutuhkan penanganan medis berkelanjutan serta masa pemulihan yang terukur.
Kondisi tersebut membuat Gregoria belum memungkinkan untuk mengikuti rangkaian turnamen internasional yang masuk kalender resmi BWF dalam waktu dekat.
BACA JUGA:Raymond/Joaquin Tantang Unggulan Malaysia di Semifinal Australian Open 2025.
Berdasarkan hasil evaluasi serta kelengkapan dokumen medis yang disampaikan PBSI, BWF akhirnya memberikan persetujuan.
Dengan keputusan ini, posisi peringkat dunia Gregoria tetap terlindungi meski ia harus absen dari sejumlah turnamen penting.
Protected ranking merupakan kebijakan BWF yang bertujuan melindungi atlet dari penurunan peringkat akibat ketidakhadiran dalam kompetisi karena alasan medis atau kondisi khusus lainnya.
Melalui status ini, Gregoria nantinya berhak menggunakan peringkat terlindungi saat mendaftar turnamen BWF setelah dinyatakan siap kembali bertanding.
BACA JUGA:Atlet Menembak Muba Raih 3 Medali Emas di Hari Pertama Porprov 2025, Awali Kompetisi dengan Gemilang
BACA JUGA:KONI OKI Melaju, Cabor IODI OKI Rebut Empat Medali di Hari Pertama Porprov Sumsel 2025
Seiring dengan disetujuinya protected ranking, PBSI juga memutuskan untuk menarik Gregoria dari sejumlah turnamen awal tahun 2026.
Pebulu tangkis peringkat atas dunia tersebut dipastikan absen pada Malaysia Open 2026, India Open 2026, serta Indonesia Masters 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

