Iklan BANNER SUMSEL MAJU TERUS UNTUK SEMUA
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Tim Thomas Uber 2026 Indonesia Resmi Dilepas ke Denmark!

Tim Thomas Uber 2026 Indonesia Resmi Dilepas ke Denmark!

Tim Thomas Uber 2026 Indonesia Resmi Dilepas ke Denmark! -Fhoto:@Facebook_Viktor Wiku-

PALPOS.CO - Langkah besar kembali dimulai. Kontingen bulu tangkis Indonesia resmi dilepas oleh PBSI untuk bertarung di Piala Thomas dan Uber 2026 yang akan digelar di Horsens, Denmark.

Momen pelepasan di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (15/4/2026), bukan sekadar seremoni—ini adalah awal dari pertarungan harga diri Merah Putih di panggung dunia.

Ketua Umum PBSI, Muhammad Fadil Imran, tak banyak bicara. Namun pesannya tajam dan mengena: tanggung jawab, kebersamaan, dan menikmati pertandingan.

Tiga hal sederhana, tapi menjadi fondasi mental dalam ajang beregu paling bergengsi di dunia bulu tangkis.

BACA JUGA:Hasil Perempat Final Liga Champions: Bayern Menang 4-3, Real Madrid Tersingkir.

BACA JUGA:Hasil Perempat Final Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool 4-0!

“Bermainlah dengan penuh tanggung jawab, jaga kekompakan, dan nikmati setiap pertandingan,” tegas Fadil.

Pesan itu bukan basa-basi. Dalam turnamen beregu seperti Thomas dan Uber, tekanan bukan hanya soal teknik—tetapi mental, solidaritas, dan keberanian menghadapi situasi genting.

Target pun sudah dipasang. Untuk tim Thomas, Indonesia dibebani harapan tinggi: menembus final. Sementara tim Uber diharapkan mampu melangkah hingga semifinal.

Target ini realistis, namun tetap menantang jika melihat peta kekuatan dunia yang masih didominasi raksasa seperti China.

BACA JUGA:Hasil Perempat Final Liga Champions: Barca Menang Namun Gugur, Atletico Madrid Melaju Semifinal

BACA JUGA:Hasil Piala AFF U-17 2026: Timnas Indonesia U-17 Hajar Timor Leste 4-0.

Tim Indonesia dijadwalkan bertolak ke Denmark pada Kamis (16/4/2026). Setibanya di sana, skuad Merah Putih tidak langsung bertanding.

Mereka akan menjalani training camp pada 18–21 April sebagai fase krusial adaptasi—baik terhadap suhu, kondisi lapangan, hingga atmosfer kompetisi Eropa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: