Mega Silvia Wanita Asal Kabupaten Agam Dipulangkan ke Sumatera Barat
Mega Silvia Wanita Asal Kabupaten Agam Dipulangkan ke Sumatera Barat-Foto:dokumen palpos-
LUBUKLINGGAU, PALPOS.CO – Mega Silvia (39), warga Taruko Jorong Sutijo, Desa Koto Gadang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya setelah diduga mengalami gangguan kejiwaan.
Pemulangan Mega merupakan hasil koordinasi lintas instansi antara Polres Lubuklinggau, Dinas Sosial Kota Lubuklinggau, serta Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Lubuklinggau.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan penanganan humanis terhadap kondisi yang dialami Mega.
Kepala Dinas Sosial Kota Lubuklinggau Hasan Andrian, didampingi Penyuluh Sosial Muda Dinas Sosial Beni Alirat Sutra, menjelaskan proses penjemputan Mega di Polres Lubuklinggau dilakukan sekitar pukul 18.00 WIB.
"Kami melakukan penjemputan terhadap yang bersangkutan di Mapolres sekitar pukul 18.00 WIB, lalu dilakukan asesmen sosial karena ini merupakan kasus lintas provinsi,” ujar Beni, kepada Palembang Pos, Rabu 7 Januari 2025.
Dari hasil asesmen tersebut, Dinas Sosial kemudian berkoordinasi dengan Tagana di Sumatera Barat. Hasil penelusuran memastikan bahwa Mega benar berasal dari Kabupaten Agam.
Namun karena jarak yang cukup jauh, keluarga Mega tidak memungkinkan untuk menjemput langsung ke Kota Lubuklinggau. Oleh sebab itu, disepakati penjemputan dilakukan oleh pihak keluarga di Sumatera Barat.
“Karena selesai asesmen sudah malam dan seluruh jadwal travel menuju Sumatera Barat telah lewat, maka kami bersama IKM memfasilitasi yang bersangkutan untuk beristirahat sementara di Penginapan Ridan, sambil menunggu travel yang menjemput," jelas Beni.
BACA JUGA:Perketat Pengamanan Tempat Wisata, Kapolres Lubuklinggau Beri Tips Aman Untuk Anak dan Lansia
Hari ini (Rabu), rencananya Mega dipulangkan dengan travel yang dijadwalkan sekitar pukul 09.00 WIB. Namun ternyata travel ke Sumbar baru ada jadwal sore, maka jadwal pemulangan Mega dijadwal ulang sore ini.
Sementara itu dari hasil asesmen, Beni mengungkapkan bahwa Mega diduga mengalami trauma psikologis yang menyebabkan munculnya halusinasi sesekali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

