Polrestabes Palembang Periksa Maraton 8 Saksi Bentrokan Berdarah Dua Ormas di Depan PS Mall
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan saat diwawancarai Awak media terkait kasus bentrok depan PS mall, jumaat 9 Januari 2026.-Foto: M Mahendra putra/Palembang pos-
PALEMBANG,PALPOS.CO – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam atas bentrokan berdarah yang melibatkan dua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) besar di pusat kota.
Hingga Jumat (9/1/2026), pihak kepolisian dilaporkan telah memeriksa secara intensif delapan orang saksi kunci guna mengungkap fakta di balik insiden yang meresahkan publik tersebut.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, menyatakan bahwa kedelapan saksi yang diperiksa merupakan orang-orang yang berada di lokasi kejadian dan diduga mengetahui secara pasti awal mula pertikaian.
Pemeriksaan dilakukan secara maraton untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan objektif.
BACA JUGA:Dorong Pengalihan Pelanggan PT MEP serta Perluasan Program Listrik Desa
BACA JUGA:Wagub Cik Ujang Sambut Baik Rencana Pengukuhan Pawargo Reog Ponorogo se-Sumsel
"Kami sudah memeriksa delapan orang saksi. Saat ini tim penyidik masih bekerja keras di lapangan untuk mendalami kasus ini guna mengungkap kronologi dan penyebab bentrokan secara tuntas," ujar Kombes Pol Sonny saat memberikan keterangan resmi kepada media.
Insiden mencekam tersebut pecah pada Selasa (6/1/2026) di depan Palembang Square (PS) Mall, Jalan Angkatan 45, Kecamatan Ilir Barat I.
Wilayah yang merupakan salah satu urat nadi ekonomi di Sumatera Selatan tersebut sempat lumpuh ketika dua kelompok, yakni Ormas Permaskot dan Harimau Sumatera Bersatu, terlibat pertikaian sengit dengan menggunakan senjata tajam.
Berdasarkan data dari Polsek Ilir Barat I, bentrokan tersebut menyebabkan tiga orang menjadi korban.
BACA JUGA:Hujan Lebat Mengintai, BMKG Ingatkan Warga Sumsel Waspada Petir dan Angin Kencang Jumat Ini
M. Billy Putra Pratama (31), anggota Ormas Permaskot, harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit AK Gani akibat luka bacok.
Sementara itu, Rafiq, anggota Ormas Harimau Sumatera Bersatu, dilarikan ke Rumah Sakit Siti Khadijah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

