Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Gunung Kemala Prabumulih Barat, Sabu Asal PALI Gagal Beredar
Perduga pengedar narkoba berikut barang bukti saat diamankan di mapolres prabumulih.-Foto:dokumen palpos-
PRABUMULIH, PALPOS.CO - Tim Opsnal Unit 1 Satresnarkoba Polres Prabumulih yang dipimpin langsung oleh Kanit Idik 1 Satresnarkoba, Ipda Ade Yus Barianto SH, yang akrab disapa Rinto Bulek, berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Kelurahan Gunung Kemala, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Sumatra Selatan.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil meringkus seorang pria yang diduga kuat sebagai pengedar narkoba.
Pelaku diketahui bernama Wadirman alias Dirman (33), warga Jalan Payuputat, Kelurahan Gunung Kemala, Kecamatan Prabumulih Barat.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti satu paket sabu-sabu seberat 2,72 gram serta satu unit timbangan digital yang diduga digunakan untuk menakar narkotika sebelum diedarkan.
BACA JUGA:Pipa PDAM Pecah, Distribusi Air Bersih ke Sejumlah Wilayah Prabumulih Terganggu hingga 24 Jam
Penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Jumat, 9 Januari 2026 sekitar pukul 11.30 WIB, tepatnya di Jalan Raya Payuputat, Kelurahan Gunung Kemala, Kecamatan Prabumulih Barat.
Informasi yang berhasil dihimpun, pengungkapan kasus peredaran narkotika ini bermula dari keluhan warga setempat.
Masyarakat mencurigai bahwa kawasan Jalan Raya Payuputat kerap dijadikan lokasi transaksi narkoba yang meresahkan.
Aktivitas mencurigakan tersebut dinilai sudah berlangsung cukup lama dan dikhawatirkan dapat merusak generasi muda di lingkungan sekitar.
BACA JUGA:Seorang Residivis di Prabumulih Kembali Ditangkap, Usai Curi Honda Beat Street di Padat Karya
BACA JUGA:Jembatan Bailey Muara Dua Prabumulih Resmi Difungsikan, Akses Transportasi Warga Kembali Normal
Warga pun akhirnya memberanikan diri menyampaikan laporan kepada pihak kepolisian.
Mendengarkan laporan tersebut, Tim Opsnal Unit 1 Satresnarkoba Polres Prabumulih yang dipimpin Ipda Rinto Bulek segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan mendalam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




