Pemkab Ogan Ilir Resmikan Dapur Makan Bergizi Gratis di Desa Tanjung Baru Petai
Pemkab Ogan Ilir Resmikan Dapur Makan Bergizi Gratis di Desa Tanjung Baru Petai-Foto:dokumen palpos-
OGANILIR, PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir kembali meresmikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), kali ini dengan meresmikan dapur MBG di Desa Tanjung Baru Petai, Kecamatan Tanjung Batu, Rabu (21/1/2025).
Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
Peresmian dapur Makan Bergizi Gratis tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, Ketua DPRD Ogan Ilir Edwin Cahya Putra, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kehadiran para pejabat daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
BACA JUGA:Pencurian Motor di Kos Mahasiswa Indralaya Utara Terekam CCTV, Polisi Masih Buru Pelaku
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat penting bagi tumbuh kembang anak dan ketahanan kesehatan masyarakat.
“Program ini bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia, karena gizi yang baik hari ini akan menentukan kualitas generasi di masa depan,” ujar Ardani di hadapan para undangan dan masyarakat setempat.
Lebih lanjut, Ardani menegaskan bahwa keberadaan Dapur MBG SPPG Tanjung Baru Petai 02 menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait dalam mendukung program strategis nasional.
BACA JUGA:Bupati Ogan Ilir Hadiri Welcome Dinner dan Pembukaan Rakernas XVII APKASI 2026 di Batam
Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan keberlangsungan program secara berkelanjutan.
“Dapur ini diharapkan mampu menyediakan makanan yang tidak hanya cukup secara kuantitas, tetapi juga memenuhi standar gizi, higienis, dan aman untuk dikonsumsi,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




