Pemkab OKU Gulirkan Program Bantuan Seragam Sekolah Gratis
Kepala Dinas Pendidikan OKU, Kadarisman.-Foto:dokumen palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), kembali menggulirkan program bantuan seragam sekolah gratis bagi pelajar sekolah di wilayah setempat.
Kepala Dinas Pendidikan OKU, Kadarisman, Senin (9/2) mengatakan bahwa program ini kembali dilanjutkan tahun ini untuk meringankan beban ekonomi keluarga, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
Dia mengatakan, sebelumnya pada tahun 2025 pihaknya telah menyalurkan bantuan 12.000 paket seragam dan perlengkapan sekolah gratis kepada 6.800 siswa baru tingkat SMP dan 5.200 siswa baru SD di wilayah setempat.
Dalam program tersebut setiap siswa mendapat bantuan seragam sekolah dan perlengkapan lainnya seperti topi, dasi, tas dan sepatu.
BACA JUGA:Penegasan Batas Wilayah OKU dan OKU Timur Dibahas di Tingkat Nasional
BACA JUGA:Curi Sawit Sebanyak 165 Kg, Pria di OKU Dijebloskan ke Penjara
"Setiap siswa mendapat bantuan senilai Rp663 ribu yang mencakup seragam sekolah, topi, dasi, tas dan sepatu," katanya.
Untuk tahun ajaran baru 2026, kata dia, paket bantuan yang diberikan lebih lengkap mencakup peralatan sekolah lainnya seperti buku tulis, pensil, dan pena.
"Selain seragam, bantuan juga mencakup peralatan sekolah lainnya seperti buku tulis, pensil, pena, dan perlengkapan tambahan agar paket bantuan menjadi lebih lengkap," jelasnya.
Dia menjelaskan, program pembagian seragam dan perlengkapan sekolah gratis ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab OKU dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mengurangi kesenjangan akses pendidikan di daerah.
BACA JUGA:Selama Sepekan, Polres OKU Tangkap Enam Bandar Narkoba
BACA JUGA:Rutan Baturaja Periksa Kesehatan Warga Binaan Lansia
Program bantuan ini bertujuan agar anak-anak bisa bersekolah dengan penuh semangat dan orang tuanya pun tidak terbebani oleh biaya seragam dan alat tulis sekolah.
"Melalui program ini diharapkan dapat menjadi secercah harapan bagi masyarakat OKU dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka," ujar dia. (len)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

