Iklan Astra Motor

Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang Akan Dibangun Permanen, Gunakan Dana APBN

 Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang Akan Dibangun Permanen, Gunakan Dana APBN

Ruslan kepala PUPR Ogan ilir-Foto:dokumen palpos-

OGANILIR, PALPOS.CO - Ambruknya Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang di Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir, pada Kamis (22/1/2026), mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir

Jembatan yang menjadi salah satu akses penghubung warga tersebut rencananya akan dibangun kembali secara permanen melalui pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir Ruslan, yang merupakan hasil kordonasi dengan Balai Besar Provinsi Sumtera Selatan saat meninjau langsung kelokasi berapa waktu lalu. 

Dari hasil peninjauan tersebut, Balai Besar menyampaikan akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pembangunan jembatan permanen di lokasi Lubuk Rukam–Muara Kumbang.

BACA JUGA:Dua Tersangka Kasus Pelecehan Mahasiswi UMP Akhirnya Ditahan Polres Ogan Ilir

BACA JUGA:Polres Ogan Ilir Resmi ada Satres PPA dan PPO, Ini Sosok Yang Pertama Jadi Kasat

“Mereka mengatakan jika semua berkas dari kita lengkap, insyaallah setelah Lebaran puasa nanti sudah bisa segera ditenderkan. Dananya menggunakan APBN,” ungkap Ruslan di ruang kerjanya, Selasa (27/1/2026). 

Ia menambahkan, jembatan permanen yang akan dibangun diperkirakan memiliki panjang sekitar 70 meter dengan total anggaran mencapai Rp30 miliar lebih.

Ruslan, menjelaskan bahwa Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar telah turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jembatan yang ambruk. 

Sebagai langkah awal, Pemkab Ogan Ilir telah menyiapkan sarana penyeberangan sementara. 

BACA JUGA:Tusukan Dini Hari di Tanjung Raja Terungkap, Team Rajawali Ringkus Pelaku Pencurian Disertai Penganiayaan

BACA JUGA:Buron 1,5 Tahun, Pria Asal Tanjung Raja Ini Susul Teman Ke Penjara

Saat ini masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan pengguna kendaraan roda dua, sudah dapat memanfaatkan alat penyeberangan seperti perahu dan sarana lain yang disediakan secara gratis. 

Fasilitas ini diharapkan mampu membantu aktivitas harian warga sambil menunggu penanganan lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait