Dinas Pertanian OKU Siapkan 1.000 Dosis Vaksin Cegah Penyebaran PMK
Petugas Dinas Pertanian OKU memberikan suntikan vaksin PMK kepada hewan ternak peliharaan masyarakat.-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO - Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyiapkan sebanyak 1.000 dosis vaksin untuk hewan ternak sapi dan domba guna mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kepala Dinas Pertanian OKU, Joni Saihu melalui Sub Koordinator Keswan, Hendri Afrizal, Kamis (29/1) mengatakan bahwa pemberian vaksin PMK dilakukan dalam waktu dekat ini guna memastikan tidak ada hewan ternak yang terpapar penyakit mulut dan kuku.
"Meskipun di Kabupaten OKU belum ditemukan adanya kasus PMK, namun upaya pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin melalui pemberian vaksin secara gratis," katanya.
Dia mengatakan, vaksin dosis tahap pertama ini disiapkan oleh pemerintah pusat guna pencegahan penularan PMK pada hewan ternak di daerah itu.
BACA JUGA:Iklan Rokok Dipasang Dekat Sekolah, Warga Nilai Langgar Aturan
BACA JUGA:Curi Besi Rel Kereta Api, Dua Warga OKU Diringkus Polisi
Dalam waktu dekat pihaknya menerima sebanyak 1.000 dosis vaksin yang diperuntukan bagi hewan berkaki empat mulai dari sapi, kerbau, kambing dan domba.
Pemberian vaksin tersebut difokuskan pada hewan ternak yang sehat dan berumur dua Minggu agar terhindar dari penyebaran PMK.
Dalam pemberian vaksin tersebut pihaknya akan membentuk tim satgas dan melibatkan perangkat desa setempat untuk mendatangi sejumlah peternakan milik masyarakat di beberapa kecamatan di Kabupaten OKU.
"Untuk tahun 2025 tercatat sebanyak 2.000 ekor hewan ternak yang sudah kami beri vaksin anti PMK," ujarnya.
BACA JUGA:Bulog Pastikan Stok Beras di OKU Raya Aman Jelang Ramadhan 2026
BACA JUGA:Bupati OKU Terima Penghargaan UHC
Dia menjelaskan, pemberian vaksin PMK bagi hewan mamalia tersebut sebagai program nasional yang di instruksikan pemerintah untuk melindungi sektor peternakan dari penyakit menular dan bisa mengancam kesehatan ternak dan manusia.
Pemberian vaksin dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku yang saat ini menjangkit hewan ternak di beberapa daerah di Indonesia. (len)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

