Peserta KB di Prabumulih Meningkat, Tahun 2025 Tercatat 2.900 Akseptor Baru
Wali Kota Prabumulih, H Arlan dan Ketua TP PKK Prabumulih Hj Linda Apriana Arlan meninjau pelaksanaan pelayanan KB.-Foto:dokumen palpos-
PRABUMULIH, PALPOS.CO - Jumlah peserta Keluarga Berencana (KB) atau akseptor baru di Kota Prabumulih menunjukkan tren peningkatan positif sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data resmi Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBPPPA) Kota Prabumulih, tercatat sebanyak 2.900 akseptor KB baru pada tahun 2025.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, jumlah akseptor KB baru di Kota Prabumulih tercatat sebanyak 2.314 akseptor, sehingga terjadi penambahan 586 akseptor dalam kurun waktu satu tahun.
Kepala DP2KBPPPA Kota Prabumulih, Eti Agustina SKM MM, mengungkapkan bahwa peningkatan tersebut menjadi indikator keberhasilan program KB yang terus digencarkan pemerintah daerah.
BACA JUGA:Inovasi Velocity String Dongkrak Produksi Migas di Sumur BNG-68 Adera Field Pertamina EP Zona 4
Tidak hanya pada jumlah peserta baru, peningkatan juga terjadi pada jumlah akseptor KB aktif.
“Selain jumlah peserta KB baru yang meningkat, jumlah akseptor KB aktif juga mengalami kenaikan.
Pada tahun 2024 jumlah akseptor KB aktif tercatat sebanyak 22.362 akseptor, dan pada tahun 2025 meningkat menjadi 23.783 akseptor,” ujar Eti Agustina.
Menurutnya, peningkatan ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya tertarik untuk menjadi peserta KB, tetapi juga konsisten dalam menggunakan alat kontrasepsi sebagai bagian dari perencanaan keluarga yang sehat dan berkualitas.
BACA JUGA:Tindaklanjuti Arahan Presiden, Polres Prabumulih Gelar Kurvey Massal di Taman Prabujaya dan Mako
BACA JUGA:Wawako Prabumulih Ajak HIPMI dan Ormas Jadi Mitra Strategis Pemerintah Dorong Pembangunan Daerah
Program KB dinilai berperan penting dalam menekan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Lebih lanjut Eti Agustina menjelaskan, dari total jumlah akseptor KB di Kota Prabumulih, metode kontrasepsi modern masih menjadi pilihan utama masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

