Iklan Astra Motor

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemkab OKI Sidak Pasar

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemkab OKI Sidak Pasar

Wakil Bupati OKI, Supriyanto bersama dinas terkait saat melakuka operasi pasar antisipasi lonjakan harga.-Foto:dokumen palpos-

OKI,PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bergerak cepat mengantisipasi potensi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan. 

Melalui kegiatan Inspeksi Mendadak (Sidak) Pasar yang dirangkaikan dengan Operasi Pasar Murah di Halaman Parkir Pasar Bertingkat Kayuagung, Kamis (12/2/2026), pemkab memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan tetap terjaga.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati OKI Supriyanto. Ia meninjau satu per satu lapak pedagang untuk memantau harga serta memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

Dialog dilakukan secara terbuka dengan pedagang dan pembeli guna memperoleh gambaran riil kondisi pasar.

BACA JUGA:Bappeda Sampaikan Tiga Kunci Pembangunan di Musrenbang Teluk Gelam

BACA JUGA:Pemkab OKI Dukung Telkom Perluas Jaringan Serat Optik untuk Internet Cepat di Air Sugihan

“Kami ingin memastikan secara langsung kondisi harga dan stok kebutuhan pokok menjelang Ramadhan.

Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Supriyanto.

Dari hasil sidak, terpantau sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, terutama cabai dan bawang. Pedagang menyebut faktor distribusi dan pasokan menjadi penyebab utama. 

Sementara itu, masyarakat berharap ada langkah konkret pemerintah untuk menahan laju kenaikan harga agar tidak membebani daya beli.

BACA JUGA:Alami Laka Maut, Pegawai Bappeda OKI Meninggal di TKP, Begini Kronologisnya!

BACA JUGA:Sebanyak 385 CJH OKI Dibekali Manasik Jelang Berangkat ke Tanah Suci

Menanggapi hal tersebut, Supriyanto menegaskan bahwa temuan lapangan menjadi dasar evaluasi dan langkah antisipatif pemkab. 

Pemerintah daerah, kata dia, akan memperkuat koordinasi dengan distributor dan instansi terkait guna memastikan pasokan tetap aman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: