Iklan Astra Motor

Melalui Komitmen TNI AD, Warga Embacang Segera Miliki Jembatan Gantung

Melalui Komitmen TNI AD, Warga Embacang Segera Miliki Jembatan Gantung

Proses pembangunan jembatan Gandung di atas Sungai Dabuk, Desa Embacang, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten OKI.-Foto:dokumen palpos-

OKI,PALPOS.CO - Komitmen TNI AD dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah terus dibuktikan oleh Kodim 0402/OKI.

Pembuktian tersebut melalui pembangunan jembatan gantung di atas Sungai Dabuk, Desa Embacang, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten OKI.

Adanya pembangunan menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Embacang di tengah tantangan cuaca.

Pembangunan jembatan gantung menjadi solusi strategis bagi masyarakat Desa Embacang yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi, terutama saat debit air sungai meningkat.

BACA JUGA:Jaga Stabilitas Kamtibmas, Masyarakat Diharapkan Tidak Berjualan Petasan Selama Ramadhan

BACA JUGA:Sebanyak 951 Sekolah OKI Beralih ke Digital, Smart Board dan Internet Satelit Jangkau Pelosok

Dandim 0402/OKI melalui Danramil 402-09/Mesuji, Kapten Inf Aswin mengatakan, proses pembangunan jembatan terus dilaksanakan meskipun menghadapi berbagai kendala di lapangan.

“Proses pembuatan jembatan gantung ini terus kami laksanakan bersama personel dan masyarakat setempat," ungkapnya, Minggu, 15 Februari 2026.

Kendati demikian kian, menurutnya, mereka memang menghadapi sejumlah kendala, salah satunya debit air Sungai Dabuk yang cukup tinggi akibat curah hujan yang tidak menentu. 

"Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk menyelesaikan pembangunan ini demi kepentingan masyarakat,” ujar Kapten Inf Aswin.

BACA JUGA:Hormati Umat Muslim Berpuasa, Pemilik Rumah Makan Diimbau Pasang Tirai

BACA JUGA:Tempat Hiburan Malam di OKI Dilarang Beroperasi Selama Ramadhan, Ini Konsekuensinya Jika Melanggar!

Ia menambahkan, kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi tantangan tersendiri dalam proses pengerjaan, khususnya pada tahap pemasangan pondasi. 

"Tingginya debit air tidak hanya memperlambat pekerjaan, tetapi juga menuntut kewaspadaan ekstra demi keselamatan personel di lapangan," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: