Pemkot Prabumulih Gelar Rapat Bulanan, Wali Kota H Arlan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Maksimal
Wali kota Prabumulih, H Arlan memimpin rapat evaluasi bulanan.-Foto:dokumen palpos-
PRABUMULIH, PALPOS.CO - Pemerintah Kota Prabumulih kembali menggelar rapat evaluai bulanan sebagai bagian dari evaluasi rutin pelaksanaan program kerja dan peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).
Rapat tersebut dilaksanakan di ruang rapat lantai 1 kantor Pemkot Prabumulih pada Selasa, 3 Maret 2026.
Rapat penting ini dipimpin langsung oleh H Arlan selaku Wali Kota Prabumulih, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) H Elman.
Rapat tersebut diikuti asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para kepala bagian (Kabag), camat, lurah, kepala sekolah tingkat SD dan SMP, serta seluruh kepala puskesmas se-Kota Prabumulih.
Dalam arahannya, Wali Kota Prabumulih, H Arlan yang akrab disapa Cak Arlan kembali mengingatkan seluruh pejabat dan ASN agar dalam menjalankan tugas selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kita harus memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang kita lakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya di hadapan seluruh peserta rapat.
Menurutnya, esensi dari pemerintahan adalah pelayanan. Oleh sebab itu, seluruh kebijakan, program, serta kegiatan yang dirancang oleh masing-masing OPD harus memiliki dampak nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Prabumulih.
Cak Arlan menekankan bahwa keberhasilan suatu program bukan hanya dilihat dari terserapnya anggaran, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu menjawab kebutuhan dan persoalan warga. Dengan demikian, setiap OPD diminta untuk lebih selektif, tepat sasaran, serta berorientasi pada hasil.
BACA JUGA:Lima Fraksi DPRD Kota Prabumulih Sepakat Lanjutkan Pembahasan Tiga Raperda
BACA JUGA:DPRD Kota Prabumulih Gelar Reses Serentak, Aspirasi Warga Disusun Berdasarkan Skala Prioritas
Selain menyoroti aspek pelayanan, Wali Kota juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antar OPD.
Ia menyebutkan bahwa masih ada sejumlah persoalan yang membutuhkan kerja sama lintas sektor agar dapat diselesaikan secara optimal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




