Iklan Astra Motor

Konflik Amerika Serikat, Israel dan Iran Memanas, Pemkot Prabumulih Data & Pantau 13 Warga yang Bekerja di Tim

Konflik Amerika Serikat, Israel dan Iran Memanas, Pemkot Prabumulih Data & Pantau 13 Warga yang Bekerja di Tim

Kepala Dinas Tenaga Kerja Prabumulih, H Sanjay Yunus-Foto:dokumen palpos-

PRABUMULIH, PALPOS.CO - Konflik di kawasan Timur Tengah (Timteng)antara Amerika Serikat, Israel dan Iran yang kian memanas dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Prabumulih.

Pasalnya, saat ini terdapat 13 warga Kota Prabumulih yang bekerja di sejumlah negara kawasan Timur Tengah, yakni di Arab Saudi dan Turki.

Kondisi geopolitik yang tidak menentu membuat pemerintah daerah bergerak cepat melakukan langkah antisipatif guna memastikan keselamatan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Prabumulih.

Melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Prabumulih (Disnaker), Pemkot Prabumulih langsung melakukan pendataan serta monitoring terhadap warganya yang bekerja di luar negeri tersebut.

BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Gelar Rapat Bulanan, Wali Kota H Arlan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Maksimal

BACA JUGA:DPRD Prabumulih Soroti Informasi Hilangnya Mobil Dinas, Ketua DPRD Tegaskan Pejabat Harus Bertanggung Jawab

Kepala Dinas Tenaga Kerja Prabumulih, H Sanjay Yunus SH MH mengungkapkan, berdasarkan data resmi yang tercatat di Disnaker, terdapat 13 warga Prabumulih yang bekerja di luar negeri sejak tahun 2023 hingga 2025 dan seluruhnya masih aktif bekerja sampai saat ini.

“Berdasarkan data resmi yang ada pada kami (Disnaker), total ada 13 warga Prabumulih yang bekerja di luar negeri sejak 2023 hingga 2025.

Ketiga belas orang tersebut hingga kini seluruhnya masih aktif bekerja,” ungkap Sanjay, Selasa, 3 Maret 2026.

Lebih lanjut Sanjay merinci, dari total 13 PMI tersebut terdiri dari 9 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Mereka bekerja di sektor yang beragam, mulai dari jasa, konstruksi, hingga sektor domestik.

BACA JUGA:Respon Cepat Keluhan Banjir di Tebing Tanah Puteh, Wako Turunkan Tim Bersihkan Drainase dan Gorong-Gorong

BACA JUGA:Lima Fraksi DPRD Kota Prabumulih Sepakat Lanjutkan Pembahasan Tiga Raperda

“Dari 13 warga kita yang bekerja di Timur Tengah itu, sebagian besar berada di Arab Saudi dan satu orang perempuan bekerja di Turki,” bebernya.

Data tersebut menjadi dasar bagi Disnaker Prabumulih untuk melakukan pengawasan dan pemantauan secara berkala terhadap kondisi para PMI.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait