Sekda Edward Candra Tegaskan Sistem Merit Sumsel Fokus pada Dampak Pelayanan Publik.
Sekda Edward Candra Tegaskan Sistem Merit Sumsel Fokus pada Dampak Pelayanan Publik. -Fhoto: humas pemprov sumsel-
PALPOS.CO - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menegaskan komitmennya dalam memperkuat reformasi birokrasi melalui implementasi sistem merit yang lebih substantif dan berdampak langsung pada pelayanan publik.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, usai menghadiri Sosialisasi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) Nomor 19 Tahun 2025 di Aula Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Kegiatan itu dibuka oleh Wakil Menteri PANRB, Purwadi Arianto.
Edward menjelaskan, PermenPANRB Nomor 19 Tahun 2025 membawa perubahan signifikan dalam tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya terkait implementasi sistem merit.
Regulasi terbaru ini tidak lagi menitikberatkan penilaian pada aspek administratif semata, melainkan pada capaian kinerja serta dampaknya terhadap kualitas pelayanan publik.
BACA JUGA:Hasil Manchester City vs Nottingham Forest: City Kepeleset di Etihad! Ditahan Forest 2-2.
BACA JUGA:Hasil Aston Villa vs Chelsea 1-4: Joao Pedro Hattrick.
“Penyajian data mengenai implementasi sistem merit tidak lagi sekadar berbasis dokumen formal, tetapi juga harus mencerminkan kinerja nyata.
Fokus utamanya adalah bagaimana sistem ini berdampak langsung pada orientasi pelayanan publik,” ujar Edward.
Menurutnya, pendekatan baru ini mendorong transformasi birokrasi agar lebih adaptif, profesional, dan berorientasi hasil.
ASN tidak hanya dituntut memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga menunjukkan kontribusi konkret dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
BACA JUGA:Hasil Liga Inggris: Newcastle Taklukkan Manchester United 2-1 Meski Bermain dengan 10 Pemain.
BACA JUGA:All England 2026: Alwi Farhan Menang Rubber, Tujuh Wakil Indonesia Melaju ke 16 Besar.
Edward menambahkan, keterlibatan ASN secara personal kini menjadi salah satu instrumen penting dalam penilaian.
Partisipasi ASN dalam mengevaluasi pelaksanaan sistem merit di instansi masing-masing, termasuk tingkat keterikatan (engagement) terhadap organisasi, menjadi bagian dari indikator yang diperhitungkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




