Iklan Banner Pemprov - Ramadan 1447 H
Iklan Banner Kabupaten Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Tumis Genjer Pedas, Hidangan Tradisional yang Kembali Populer

Tumis Genjer Pedas, Hidangan Tradisional yang Kembali Populer

Tumis genjer pedas: sederhana, sehat, dan bikin nagih-Fhoto: Istimewa-

PALPOS.CO - Di tengah maraknya makanan modern dan cepat saji, makanan tradisional Indonesia perlahan menemukan kembali tempatnya di hati masyarakat.

Salah satu contohnya adalah tumis genjer pedas, hidangan sederhana yang kini kembali populer, terutama di kalangan generasi muda yang mulai mengeksplorasi kuliner lokal.

Genjer, yang dikenal juga sebagai sayuran liar, tumbuh subur di sawah dan rawa.

Dulunya, genjer dianggap makanan “kampung” atau makanan kelas bawah karena banyak ditemukan di lingkungan pertanian.

BACA JUGA:Cumi Lada Hitam, Hidangan Laut Pedas Gurih yang Semakin Digemari

BACA JUGA:Ikan Tongkol Balado Tetap Jadi Favorit di Meja Makan Masyarakat Indonesia

Namun, seiring dengan meningkatnya tren makanan sehat dan organik, genjer justru mulai dilirik karena kandungan nutrisinya yang tinggi. “Genjer kaya akan vitamin A, vitamin C, serat, dan antioksidan.

Masyarakat sekarang mulai sadar pentingnya konsumsi sayuran yang alami,” ujar seorang ahli gizi dari Universitas Indonesia, Dr. Ratna Wulandari.

Tumis genjer pedas sendiri merupakan salah satu cara paling populer untuk mengolah genjer. Resepnya sederhana, namun rasanya nikmat dan memberikan sensasi pedas yang menggugah selera.

Bahan utama tentu saja genjer, bawang merah, bawang putih, cabai merah atau cabai rawit, garam, gula, dan sedikit minyak untuk menumis.

BACA JUGA:Ikan Bakar Parape, Kuliner Tradisional Sulawesi yang Semakin Mendunia

BACA JUGA:Kepiting Saus Padang, Hidangan Laut Nusantara yang Selalu Menggugah Selera

Cara memasaknya pun tidak sulit: genjer dicuci bersih, direbus sebentar hingga layu, lalu ditumis dengan bumbu hingga meresap.

Yang membuat tumis genjer pedas berbeda dari olahan sayuran lain adalah tingkat kepedasannya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: