Disnaker Prabumulih Imbau Warga Waspada TPPO, Jangan Tergiur Kerja Bergaji Tinggi ke Luar Negeri
Kadisnaker Prabumulih, H Sanjay Yunus-Foto:dokumen palpos-
PRABUMULIH, PALPOS.CO - Maraknya kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menjadi perhatian serius pemerintah, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih.
Melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan bergaji tinggi ke luar negeri yang tidak jelas legalitasnya.
Kepala Disnaker Kota Prabumulih, H Sanjay Yunus, menegaskan bahwa masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap berbagai modus perekrutan tenaga kerja ilegal yang kerap berujung pada praktik perdagangan orang.
Menurutnya, banyak korban TPPO awalnya dijanjikan pekerjaan ringan dengan penghasilan besar.
BACA JUGA:Polres Prabumulih Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Payuputat, Wujud Nyata Kepedulian Polri
Namun, kenyataan yang mereka hadapi justru sangat berbeda, bahkan cenderung mengarah pada eksploitasi.
“Banyak korban awalnya dijanjikan pekerjaan ringan dengan penghasilan tinggi. Namun kenyataannya, mereka justru menjadi korban TPPO dan mengalami kondisi kerja yang tidak manusiawi,” ungkap Sanjay.
Sanjay menjelaskan, fenomena ini semakin mengkhawatirkan karena modus yang digunakan pelaku terus berkembang.
Saat ini, sindikat perdagangan orang kerap memanfaatkan media sosial dan berbagai platform digital untuk menjaring korban.
BACA JUGA:Remisi Lebaran 2026 di Rutan Prabumulih, Ini Jumlah Napi yang Dapat Pengurangan Hukuman
Iklan lowongan kerja dibuat seolah-olah resmi dan profesional, lengkap dengan berbagai fasilitas menarik seperti tempat tinggal gratis, gaji besar, hingga tiket perjalanan yang ditanggung.
Hal ini membuat masyarakat mudah percaya tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






