Bersama TP PKK, Pemkab OKI Gagas Sampah Jadi Rupiah
Bupati OKI, Muchendi Mahzareki saat menggagas sampah jadi Rupiah di Aula PKK Kabupaten OKI.-Foto:dokumen palpos-
OKI,PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten dan Tim Penggerak PKK Ogan Komering Ilir (OKI) menggagas dan meluncurkan pendirian Bank Sampah PKK Lestari di Aula PKK Kabupaten OKI, Jumat, 27 Maret 2026.
Hal tersebut sebagai upaya mengubah sampah rumah tangga menjadi bernilai ekonomi, sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Bank sampah menjadi sistem pengelolaan berbasis masyarakat dengan konsep menabung sampah yang telah dipilah.
Sampah bernilai ekonomis seperti plastik, kertas, dan logam akan ditimbang dan dicatat layaknya tabungan. Hasilnya, sampah tersebut dapat ditukar menjadi uang atau manfaat lainnya.
BACA JUGA:Antisipasi Puncak Arus Balik, Polres OKI Tetap Siagakan Posyan
BACA JUGA:Sidak: Tingkat Kehadiran ASN di OKI Capai 90 Persen Usai Cuti Lebaran
Bupati OKI, Muchendi Mahzareki mengatakan, persoalan sampah saat ini menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Kita berada dalam kondisi darurat sampah. Karena itu, diperlukan gerakan bersama dari semua pihak untuk mengatasinya,” ungkapnya.
Ia menekankan, pentingnya memulai gerakan dari lingkungan internal pemerintah dan organisasi agar dapat memberi contoh bagi masyarakat luas.
“Jika ingin gerakan ini berkembang besar, maka harus dimulai dari instansi dan organisasi. Dari situ akan menular ke masyarakat,” katanya.
BACA JUGA:Polres OKI Jadi Tuan Rumah Wasops, Pastikan Pengaman Idul Fitri Berjalan Sesuai Prosedur
BACA JUGA:Midang, Tradisi Lebaran Kayuagung yang Bikin Rindu Pulang
Ketua Tim Penggerak PKK OKI, Ike Muchendi menyampaikan bahwa Bank Sampah PKK Lestari terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, tidak terbatas pada pengurus PKK saja.
“Kami ingin mengajak masyarakat menjadi nasabah bank sampah sekaligus berkontribusi menjaga lingkungan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






