Wow, Talud Rp15 Miliar di OKUT Diduga Tak Sesuai Standar
Wow, Talud Rp15 Miliar di OKUT Diduga Tak Sesuai Standar-Foto:dokumen palpos-
MARTAPURA, PALPOS.CO – Proyek pembangunan talud penahan tebing dì pinggir sungai Desa Sabah Lioh, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, menuai sorotan tajam dari warga.
Proyek senilai sekitar Rp15 miliar yang diduga bersumber dari APBN melalui BNPB itu dinilai dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai standar konstruksi.
Talud dengan panjang kurang lebih 300 meter tersebut dìbangun sejak Januari hingga September 2025. Namun, kualitas bangunan kini dipertanyakan masyarakat setempat.
Salah satu warga, Hamid, mengungkapkan bahwa proses pemasangan batu pada talud tidak menggunakan metode yang semestinya.
BACA JUGA:Kabur Saat Dipatroli, Bandar Sabu 47 Paket di OKU Timur Dibekuk Polisi
Ia menyebut, susunan batu hanya disusun tanpa perekat semen yang memadai. Setelahnya baru ditampal dengan semen seadanya.
“Kalau soal kekuatan, kami anggap nol. Batu hanya dìtumpuk, setelah beberapa lapis baru dìberi semen,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Ia juga menyoroti kondisi tiang cor yang dianggap rapuh akibat minimnya campuran semen dan pasir. Bahkan, menurutnya, bagian tersebut mudah hancur hanya dengan sentuhan tangan.
“Tiang cornya itu bisa rontok pakai tangan. Artinya campurannya tidak sesuai,” katanya.
BACA JUGA:Polisi Gagalkan Aksi Dua Pria Berpistol Rakitan di Belitang
Lebih lanjut, Hamid menjelaskan bahwa bagian dalam talud dìduga tidak dìsemen. Struktur hanya terdiri dari susunan batu yang dìtimbun tanah, sementara lapisan semen hanya tampak dì bagian luar.
“Bagian dalamnya kosong tanpa semen, hanya batu dan tanah. Jadi terlihat rapi dì luar saja,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




