Iklan BANNER SUMSEL MAJU TERUS UNTUK SEMUA
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

25 Tahun Menanti, Pembangunan Jembatan Gantung Akhirnya Terwujud

25 Tahun Menanti, Pembangunan Jembatan Gantung Akhirnya Terwujud

PERESMIAN : Bupati H Edison didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim Hj Heni Pertiwi Edison meresmikan jembatan gantung di Desa Danau Rata.-Foto:dokumen palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Setelah 25 tahun mengusulkan dan menunggu, akhirnya warga Desa Danau Rata, Kecamatan Sungai Rotan dapat bergembira dengan telah terbentangnya jembatan gantung penghubung antara pemukiman desa dengan lahan persawahan maupun perkebunan masyarakat.

Jembatan yang membentang di atas Sungai Lematang tersebut diresmikan pemakaiannya oleh Bupati Muara Enim H Edison didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Hj Heni Pertiwi Edison, Sabtu 4 April 2026.

Bupati yang juga didampingi Camat Sungai Rotan, Mardiansyah dan Camat Gelumbang, Candra Firmansyah, menjelaskan bahwa jembatan gantung tersebut dibangun melalui dana APBD Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2025 senilai Rp2,9 miliar.

Pembangunan jembatan gantung itu direalisasikan untuk memastikan masyarakat Desa Danau Rata dan sekitarnya, khususnya para petani tidak lagi susah untuk beraktivitas ke sawah maupun ke kebun, apalagi jembatan ini sudah diusulkan warga sejak 25 tahun lalu. 

BACA JUGA:Edison dan Istri Gaungkan Batik Petule di Pesona Wasta Sumsel

BACA JUGA:Diduga Selingkuh, Oknum BPD Panang Jaya Digerebek Mertua

Dijelaskannya, bahwa selama ini warga harus berperahu menyeberang Sungai Lematang dan jika cuaca buruk sehingga mengakibatkan volume sungai meningkat, maka petani tidak dapat menyeberang.

"Saya berharap dengan adanya jembatan ini, warga dapat mudah menyeberang dengan berjalan kaki, bersepeda ataupun menggunakan sepeda motor," ujar Edison.

Sementara itu, Kades Danau Rata, Rusdi atas nama pemerintah desa maupun masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih terhadap perhatian dan kepedulian Bupati yang telah mewujudkan harapan warga.

Dirinya bersyukur impiah yang selama 25 tahun diusulkan tersebut akhirnya dapat direalisasikan oleh Bupati saat ini sehingga warganya khususnya para petani dapat mudah beraktivitas dan mengakses lahan persawahan seluas lebih dari 300 hektare yang terbentang di seberang pemukiman warga.(ozi)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: