OKI Siapkan Dokumen KRB, Perkuat Mitigasi Bencana
Suasana diskusi publik di ruang rapat Seriang Kuning, Bappeda OKI.-Foto:dokumen palpos-
OKI,PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten OKI bersama Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Fisika FMIPA Universitas Sriwijaya (Unsri) mempercepat penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Tahun 2026–2030.
Hal tersebut sebagai dasar penguatan mitigasi dan arah kebijakan pembangunan berbasis risiko.
Langkah ini ditandai dengan sosialisasi dan diskusi publik yang digelar di Ruang Rapat Seriang Kuning, Bappeda OKI, Kamis, 9 April 2026.
Kegiatan itu melibatkan perangkat daerah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.
BACA JUGA:Transformasi Digital Desa Bawa OKI Juarai TP2DD Award 2026
BACA JUGA:Solid dan Sportif, Futsal Antar Warga Binaan Warnai PORSENAP HBP ke-62
Kegiatan ini bertujuan mensosialisasikan substansi KRB, menyamakan persepsi lintas sektor, serta menghimpun masukan strategis sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Bupati.
Dokumen tersebut diharapkan terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Aspek penting dari kajian ini adalah memastikan setiap kebijakan pembangunan mempertimbangkan risiko bencana sejak awal, ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi pedoman strategis bagi daerah.”
kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda OKI, Drs H Alamsyah MSi.
BACA JUGA:Rangkaian Ibadah Paskah di OKI Berlangsung Kondusif, Aparat Kepolisian Turun Mengamankan
BACA JUGA:Tampil Acara Tasyakuran di OKI, Rara LIDA Nyaris Tertimpa Panggung Roboh
Ia menegaskan, penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang dilaksanakan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007.
“Melalui forum ini, kami berharap lahir solusi yang aplikatif untuk memperkuat ketangguhan daerah. Kolaborasi semua pihak menjadi kunci,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




