Ogan Komering Ulu Bentuk Tim Siaga Karhutla Tingkat Desa
Bupati OKU Teddy Meilwansyah.-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) membentuk tim siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tingkat desa menghadapi musim kemarau panjang tahun ini.
Bupati OKU Teddy Meilwansyah, Jumat (10/4) mengatakan bahwa menghadapi musim kemarau pihaknya telah melakukan berbagai langkah pencegahan karhutla mulai dari sosialisasi kepada masyarakat hingga pembentukan tim siaga di tingkat desa.
"Saat ini sudah memasuki musim kemarau sehingga perlu dilakukan upaya pencegahan karhutla sedini mungkin," katanya.
Dia mengatakan, pembentukan tim siaga karhutla tingkat desa atau Masyarakat Peduli Api (MPA) adalah langkah krusial untuk mitigasi dini terhadap potensi bencana kabut asap.
BACA JUGA:Dinas Kesehatan OKU Beri Suntikan Vaksin Untuk JCH
BACA JUGA:Rutan Baturaja Beri Pelayanan Pengobatan Gratis Peringati HBP
Tim ini dibentuk dari relawan warga yang dilatih dalam patroli, deteksi dini, pemadaman sederhana, serta sosialisasi pencegahan karhutla kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
Setiap desa di Kabupaten OKU juga diminta menyiapkan peralatan minimal (pompa air portable, garu, kepyok api) dan sekretariat posko desa sebagai upaya penanggulangan sedini mungkin jika terjadi karhutla.
"Kami juga sudah mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta pada Selasa (7/4)," katanya.
Dia menjelaskan, rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas daerah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi saat musim kemarau.
BACA JUGA:Belasan Rumah Warga di Kabupaten OKU Terancam Longsor
BACA JUGA:Ikut Rakor Karhutla Bersama Menteri LH, Bupati Siapkan Langkah Strategis Untuk Antisipasi
Dalam rapat tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup menekankan agar setiap daerah meningkatkan kesiapsiagaan, mulai dari deteksi dini, patroli rutin, hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
"Alhamdulillah rakor tersebut sangat berguna bagi Kabupaten OKU karena kami mendapat informasi dan langkah-langkah strategis untuk bersiap mengatasi bencana alam, termasuk kebakaran hutan dan lahan," tegasnya. (len)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




