Ratusan Warga Serbu Sembako Murah GPM dan OPM
OPM : Pemerintah Kabupaten Muara Enim menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar Murah (OPM) di halaman Kantor Kelurahan Pasar Tanjung, Kecamatan Lawang Kidul.-Foto:dokumen palpos-
MUARA ENIM, PALPOS.CO – Ratusan warga Tanjung Enim menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar Murah (OPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten MUARA ENIM, di halaman Kantor Kelurahan Pasar Tanjung, Kecamatan Lawang Kidul, Kamis 23 April 2026.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muara Enim Ir Syamsiah MSi serta dihadiri Inspektur Kabupaten Muara Enim Vera Sari SH MH dan Camat Lawang Kidul Zulchaidir Sidik SSTP MSi.
Sejak pagi, lokasi kegiatan dipadati masyarakat yang ingin mendapatkan bahan pokok dengan harga jauh lebih murah dari pasaran. Antrean panjang pun tak terhindarkan, terutama di stan penjualan sembako bersubsidi.
Program ini merupakan kali kedua digelar setelah sebelumnya sukses dilaksanakan menjelang Idulfitri, dan kembali mendapat respons tinggi dari warga.
BACA JUGA:Geger, Warga Gelumbang Temukan Mayat Lansia di Kebun Karet
BACA JUGA:Diduga Sakit, Busnan Ditemukan Tewas
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan 350 paket sembako murah seharga Rp62 ribu per paket yang berisi minyak goreng, gula, tepung terigu, dan kebutuhan pokok lainnya.
Selain itu, berbagai komoditas seperti beras, telur, cabai, dan ikan juga dijual dengan harga subsidi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muara Enim Syamsiah, menjelaskan bahwa GPM dan OPM merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
"Seluruh komoditas yang dijual telah disubsidi, sehingga harganya lebih rendah dari harga pasar," jelasnya.
BACA JUGA:Rekonstruksi 12 Adegan, Jukir Pasar Inpres Ditusuk 4 Kali
BACA JUGA:Gapensi Dukung Langkah Tegas Bupati Usut Pencurian Aset Pasar Inpres Muara Enim
Menurut Syamsiah, tingginya antusiasme warga dalam menyerbu sembako murah ini menjadi bukti bahwa program tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.
"Selain itu, Kecamatan Lawang Kidul menjadi salah satu wilayah penting dalam indikator inflasi yang dipantau oleh Badan Pusat Statistik," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




