Iklan BANNER HUT PROVINSI SUMSEL KE 80
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Isu Perombakan AKD DPRD Prabumulih Menguat, Lobi Antar Fraksi Mulai Memanas

Isu Perombakan AKD DPRD Prabumulih Menguat, Lobi Antar Fraksi Mulai Memanas

Ketua DPRD Kota Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi-Foto:Dokumen Palpos-

PRABUMULIH, PALPOS.CO - Menjelang memasuki dua tahun masa jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih periode 2024-2029, dinamika politik internal legislatif mulai menghangat.

Salah satu isu yang kini ramai diperbincangkan di lingkungan DPRD Kota Prabumulih adalah rencana perombakan atau rolling Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang disebut-sebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Informasi mengenai rolling AKD tersebut bahkan sudah menjadi perbincangan hangat di kalangan anggota dewan maupun internal fraksi.

Sejumlah posisi strategis di AKD disebut bakal mengalami perubahan, mulai dari komisi-komisi, Badan Anggaran (Banggar), Badan Musyawarah (Banmus), Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), hingga Badan Kehormatan (BK).

BACA JUGA:Nekat Curi Motor Warga OKU di Prabumulih, Pemuda ini Ditangkap Tim Singo Timur di Suban Jeriji

BACA JUGA:Pengecer Sabu Masuk Desa di PALI Dibekuk, Disita Barang Bukti Sabu 0,59 Gram

Tak hanya itu, beredar pula kabar adanya lobi-lobi politik antar fraksi terkait penempatan kader masing-masing pada susunan AKD mendatang.

Setiap fraksi ingin menempatkan anggotanya pada posisi yang dianggap strategis dan sesuai kepentingan politik fraksi.

Salah satu sumber di lingkungan DPRD Kota Prabumulih yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa rolling AKD tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Mei 2026 ini.

“Rencananya minggu-minggu ini lah, karena sesuai kesepakatan awal rolling dilaksanakan setiap 20 bulan sekali,” ujar sumber tersebut kepada wartawan.

BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Canangkan Program Desa Cantik 2026, Perkuat Pembangunan Berbasis Data hingga Tingkat Desa

BACA JUGA:Dua Buruh di Prabumulih Ditangkap, Nekat Curi Rel Kereta Api Milik PT KAI, Kerugian Capai Rp14 Juta

Menurutnya, apabila tidak ada perubahan dalam pembahasan internal nanti, maka rolling AKD kali ini hanya bersifat pergeseran posisi antar komisi dan badan saja, bukan perombakan total.

“Kalau sesuai rencana awal kemungkinan hanya bergeser saja. Misalnya dari Komisi I pindah ke Komisi II, lalu dari Komisi II ke Komisi III, dan dari Komisi III ke Komisi I,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait