Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

AI dan Machine Learning Jadi Andalan Baru Pertamina

AI dan Machine Learning Jadi Andalan Baru Pertamina

SVP Pertamina Digital Hub Sigit Pratopo menjadi salah satu pembicara Indonesian Petroleum Association Convention And Exhibition (IPA Convex) di ICE BSD, jumat (22/5)-Foto: Istimewa-

JAKARTA  - PT Pertamina (Persero) berkomitmen terus memperkuat transformasi digital melalui implementasi Artificial Intelligence (AI) untuk menciptakan nilai bisnis baru salah satunya peningkatan efektivitas operasional perusahaan.

Tak sebatas pemanfaatan teknologi, digitalisasi melalui AI diarahkan untuk mampu memberikan dampak nyata terhadap performa bisnis dan operasi perusahaan kedepan.

Hal tersebut disampaikan Senior Vice President (SVP) Pertamina Digital Hub, Ignatius Sigit Pratopo saat menjadi pembicara dalam acara Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, (Jumat, 22 Mei 2026).

BACA JUGA:Pertamina Hadirkan Energy AdSport Challenge di PGTC 2026

BACA JUGA:PHE Dorong Ketahanan Energi Nasional Lewat Dual Growth Strategy di IPA Convex 2026

Sigit Pratopo mengatakan, Pertamina juga meyesuaikan arah transformasi digital perusahaan, dengan menempatkan value creation sebagai fokus utama dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP).

Langkah tersebut menjadi fondasi perusahaan dalam membangun implementasi AI yang lebih terukur, dan berdampak langsung terhadap bisnis.

“Dalam rencana tersebut, kami menetapkan target ambisius, yaitu memberikan dampak EBITDA sebesar US$300 juta pada tahun 2027. Itulah yang menjadi visi kami,” bebernya.

BACA JUGA:Pertamina Bukukan Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar Lewat UMKM Binaan di Inabuyer 2026

BACA JUGA:PLN UP2B Sumbagsel Perkuat Keandalan Listrik melalui Penguatan Sistem Pengamanan di IBT Betung

Untuk mendukung target tersebut, lanjutnya, Pertamina mengembangkan program Digital Factory sebagai pendekatan transformasi digital end-to-end di seluruh lini bisnis perusahaan.

Konsep tersebut mencakup proses identifikasi pain point persoalan bisnis, pengembangan Minimum Viable Product (MVP), implementasi solusi digital analytics, hingga scale up implementasi ketika solusi terbukti memberikan hasil optimal.

Sigit menambahkan, transformasi digital Pertamina dibangun dengan komitmen kuat dari level manajemen perusahaan.

BACA JUGA:Pertamina dan Apache Jajaki Sinergi Global Reservoir Kompleks

BACA JUGA:Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Hal itu diwujudkan dengan membentuk fungsi khusus yang bertugas mengoordinasikan seluruh inisiatif digital analytics dan AI perusahaan melalui Pertamina Digital Hub, dan memberikan laporan langsung kepada Direktur Utama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait