Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Herman Deru: Forkom Petanggan Jadi Benteng Pelestarian Budaya Komering di Sumatera Selatan.

Herman Deru: Forkom Petanggan Jadi Benteng Pelestarian Budaya Komering di Sumatera Selatan.

Herman Deru: Forkom Petanggan Jadi Benteng Pelestarian Budaya Komering di Sumatera Selatan. -Fhoto: humas pemprov sumsel-

PALPOS.CO - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menegaskan pentingnya peran Forum Komunikasi Petanggan (Forkom Petanggan) sebagai benteng pelestarian budaya Komering saat menghadiri Silaturahmi Petanggan ke-5 di Belitang Mulia, Kabupaten OKU Timur, Minggu (31/5/2026).

Penegasan tersebut disampaikan karena keberadaan Forkom dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga bahasa, adat istiadat, serta nilai-nilai budaya Komering agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Kehadiran Herman Deru dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap upaya pelestarian budaya daerah sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Komering yang tersebar di berbagai wilayah.

Acara Silaturahmi Petanggan ke-5 berlangsung meriah dan penuh nuansa kekeluargaan.

BACA JUGA:Suhu Di Sumsel Mencapai 34,9°C, Astra Motor Sumsel Kampanyekan Keselamatan

BACA JUGA:Padel Kian Populer di Sumsel, Herman Deru Resmi Buka Turnamen Ende Vol. 1 di Palembang

Ribuan warga yang berasal dari berbagai daerah tampak hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan panitia.

Momentum tahunan ini menjadi ajang mempererat hubungan antarsesama masyarakat Komering sekaligus memperkuat identitas budaya yang diwariskan oleh para leluhur.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi konsistensi Forkom Petanggan yang selama ini aktif menjaga hubungan kekeluargaan masyarakat Komering, baik yang berada di kampung halaman maupun yang merantau ke berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Herman Deru, organisasi seperti Forkom Petanggan memiliki fungsi yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar wadah silaturahmi.

BACA JUGA:Palembang Indah Mall Kebakaran Pengunjung Panik Evakuasi Parkir Diterapkan

BACA JUGA:Hampir 20 Ribu Penumpang Gunakan LRT Sumsel Selama Libur Idul Adha 1447 H

Forum tersebut menjadi sarana penting untuk menjaga keberlangsungan budaya lokal agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi muda.

"Forkom ini bukan sekadar kumpul-kumpul. Ini benteng kita untuk menjaga bahasa, adat, dan nilai-nilai luhur Komering agar tidak terkikis oleh zaman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait