Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Bulog Miliki 4.000 Ton Beras Untuk Kebutuhan Masyarakat OKU Raya

Bulog Miliki 4.000 Ton Beras Untuk Kebutuhan Masyarakat OKU Raya

Petugas Bulog OKU saat memantau persediaan stok bahan pokok di toko kelontongan yang menjadi mitra mereka.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO - Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memiliki stok beras sebanyak 4.000 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di OKU Raya selama beberapa bulan kedepan.

Kepala Bulog OKU, Junirman, Senin (8/6) mengatakan bahwa OKU Raya tersebut meliputi tiga kabupaten yaitu OKU, OKU Timur dan OKU Selatan.

"Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola Bulog Kantor Cabang OKU mencapai sekitar 4.000 ton," katanya.

Menurutnya, jumlah ini sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan, Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras.

BACA JUGA:Warga Desa Blambangan OKU Nekat Bacok Tetangga Pakai Parang

BACA JUGA:AKP Nasron Resmi Nahkodai Reskrim Polres OKU

Junirman menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen untuk mengantisipasi dinamika harga beras di sejumlah daerah.

Salah satu langkah utama yang saat ini dijalankan adalah percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar rakyat.

Hingga 6 Juni 2026, kata dia, penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng telah terealisasi sekitar 61 persen atau 1.994 ton kepada 99.701 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di OKU Raya dari total target 162.842 PBP.

"Kami menargetkan seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan hingga akhir Juni 2026," tegasnya.

BACA JUGA:Bongkar Kasus Maling Karet hingga Bobol Toko, 3 Tersangka Diamankan

BACA JUGA:Dinas Kesehatan OKU Minta Warga Waspada Penyakit ISPA

Percepatan penyaluran bantuan pangan tersebut diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen.

Selain bantuan pangan, Bulog juga mengoptimalkan distribusi beras SPHP hingga mencapai sebanyak 2.013 ton ke berbagai saluran distribusi resmi, termasuk pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), dan jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: