IRT Ditemukan Tewas di Indekos, Hidung dan Mulut Mengeluarkan Darah
VISUM : Anggota Inafis Polres Muara Enim mengevakuasi korban dan dibawa ke RSUD dr HM Rabaian Muara Enim.-Foto:Dokumen Palpos-
MUARA ENIM, PALPOS.CO – Warga Jalan Karet, Kelurahan Air Lintang, Kecamatan MUARA ENIM, digegerkan dengan penemuan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar indekosnya, Senin 8 Juni 2026, pukul 17.00 WIB.
Korban diketahui bernama Alawiyah (45), warga Dusun II Desa Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi terlentang di dalam kamar dengan darah keluar dari hidung dan mulutnya.
Saksi pertama yang menemukan korban, Susianto Daud (67) alias Mang Sus, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 17.00 WIB.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, kata dia, korban masih terlihat beraktivitas seperti biasa berdasarkan keterangan warga sekitar.
BACA JUGA:Pasca OTT KPK, Aktivitas Pemkab Muara Enim Tetap Berjalan Normal
BACA JUGA:KPK Segel Sejumlah Ruangan Pemkab Muara Enim, Termasuk Ruang Kerja Bupati
"Saya pertama tahu sekitar jam lima sore. Kata tetangga, dari pagi sampai sekitar jam satu siang korban masih kelihatan sehat dan beraktivitas seperti biasa," ujar Mang Sus.
Ia menjelaskan, saat itu dirinya sengaja mampir ke indekos korban karena selama ini sering mengantar dan menjemput korban bekerja. Ketika tiba di lokasi, pintu kamar korban dalam keadaan tertutup.
"Saya dorong pintunya, kondisi di dalam gelap. Setelah lampu dinyalakan, ternyata korban sudah terlentang. Ada darah keluar dari hidung dan mulutnya," katanya.
Melihat kondisi tersebut, Mang Sus langsung meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT setempat dan menghubungi pihak kepolisian.
BACA JUGA:Relima Perpusnas RI Lokus Muara Enim Luncurkan Gedebook Satukan Pecinta Buku dari Berbagai Generasi
BACA JUGA:Hindari Lubang Jalan, Pengendara Scoopy Tewas Ditabrak Truk
Menurutnya, korban tinggal seorang diri di indekos tersebut dan sehari-hari bekerja di sebuah warung kopi.
"Saya dengar dari teman-temannya, korban memang punya beberapa riwayat penyakit," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





