Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Rutan Baturaja Cegah Penyebaran Penyakit Hantavirus

Rutan Baturaja Cegah Penyebaran Penyakit Hantavirus

Rutan Baturaja cegah penyebaran penyakit hantavirus.-Foto:Dokumen Palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan mencegah penyebaran penyakit Hantavirus di lingkungan area hunian pemasyarakatan melalui edukasi bagi warga binaan tentang kewaspadaan dini terhadap wabah tersebut.

Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja Fitri Yadi, Jumat (12/6) mengatakan bahwa sosialisasi dan diskusi kesehatan tersebut sebagai langkah proaktif dan krusial dalam menjaga kesehatan lingkungan di area hunian pemasyarakatan.

"Kegiatan edukasi ini sengaja dirancang untuk membangun kesadaran kolektif antara petugas dan warga binaan," katanya.

Dia mengatakan, kegiatan yang dipusatkan di ruang pertemuan utama Rutan Baturaja tersebut diikuti oleh puluhan perwakilan warga binaan dari berbagai blok hunian.

BACA JUGA:Pelaku Begal di OKU Keok Ditembak Aparat

BACA JUGA:Soroti Praktik Calo di PPDB Tahap Satu, SMKN 3 OKU Perketat Ujian CAT pada Gelombang Kedua

"Tujuan utama sosialisasi ini adalah untuk mengantisipasi secara dini dan memutus rantai potensi penyebaran Hantavirus di lingkungan Rutan Baturaja," tegasnya.

Menurutnya, area rutan memiliki kepadatan hunian tinggi sehingga penyebaran penyakit menular dapat terjadi dengan sangat cepat jika tidak diantisipasi.

Oleh karena itu, kegiatan ini difokuskan pada pengenalan risiko dan pembekalan pengetahuan agar seluruh penghuni rutan dapat melakukan deteksi dini terhadap ancaman penyakit tersebut.

Dalam paparanya, kata dia, tim medis Rutan Baturaja memberikan pengenalan secara mendalam dan komprehensif terkait karakteristik penyakit Hantavirus. 

BACA JUGA:Cegah Sengketa, Kejari – Pemkab OKU Teken Kerjasama Percepatan Sertifikat Tanah Wakaf

BACA JUGA:OKU Kembali Raih WTP ke 11, Teddy Ingatkan Peningkatan Tata Kelola Keuangan Daerah

Petugas memaparkan secara rinci mengenai rantai cara penularan virus bersumber dari tikus tersebut melalui kontak langsung atau menghirup partikel dari urine, tinja, dan air liur hewan pengerat itu.

"Materi ini menjadi pembuka mata bagi para warga binaan mengenai betapa berbahayanya membiarkan hama tikus berkeliaran di sekitar mereka," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: