Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Rumah Warga di Sungai Pinang II Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem

Rumah Warga di Sungai Pinang II Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem

Rumah Warga di Sungai Pinang II Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem-Foto:Dokumen Palpos-

OGAN ILIR, PALPOS.CO – Sebuah rumah milik warga di Dusun V RT 010, Desa Sungai Pinang II, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten OGAN ILIR, dilaporkan roboh akibat cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (17/6/2026).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Tanjung Raja melalui Kapospol Sungai Pinang dan Bhabinkamtibmas Desa Sungai Pinang II melakukan peninjauan serta pengecekan langsung ke lokasi rumah yang roboh.

Pemilik rumah diketahui bernama Ahmad Fikri (46), seorang petani yang berdomisili di Dusun V RT 010 Desa Sungai Pinang II, Kecamatan Sungai Pinang. Saat kejadian, Ahmad Fikri sedang berada di bagian depan rumah sehingga berhasil menyelamatkan diri.

Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna, mengatakan, Berdasarkan keterangan pemilik, insiden robohnya bangunan terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Bagian rumah yang ambruk merupakan area dapur yang berada di bagian belakang bangunan.

BACA JUGA:Terjadi di Ogan Ilir, Tiang Listrik Ditanam Tepat di Tengah Jalan, Begini Kata Pihak PLN

BACA JUGA:Ogan Ilir Siap Sambut Operasional Sekolah Rakyat, Pembangunan di Rantau Alai Hampir Rampung

"Diduga kuat, robohnya bangunan dipicu oleh hujan deras yang disertai angin kencang. Selain faktor cuaca, kondisi material bangunan yang sudah lapuk juga menjadi penyebab utama karena tidak lagi mampu menahan beban bangunan,"kata dia, Kamis, 18 Juni 2026.

Menurut Kapolsek area dapur yang roboh tersebut sebenarnya sudah direncanakan untuk dibongkar dan dibangun kembali.

Namun, sebelum rencana tersebut terlaksana, bangunan lebih dahulu ambruk akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Meski demikian, pemilik rumah mengalami kerugian materiel yang diperkirakan mencapai sekitar Rp8 juta,"katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait