Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Kejar Target Universal Coverage, Sekda Palembang Kukuhkan 36 Agen Penggerak BPJS Ketenagakerjaan

Kejar Target Universal Coverage, Sekda Palembang Kukuhkan 36 Agen Penggerak BPJS Ketenagakerjaan

Kejar Target Universal Coverage, Sekda Palembang Kukuhkan 36 Agen Penggerak BPJS Ketenagakerjaan-Foto:Dokumen Palpos-

PALEMBANG, PALPOS.CO - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja. 

Sebagai langkah percepatan menuju Universal Coverage Jamsostek (UCJ), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, secara resmi mengukuhkan 36 Agen Penggerak Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kota Palembang, Selasa (23/6/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari strategi jemput bola Pemkot Palembang bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan kepesertaan, khususnya bagi pekerja sektor informal, pekerja rentan, pelaku usaha mikro, hingga masyarakat yang selama ini belum memperoleh perlindungan jaminan sosial.

Dalam sambutannya, Aprizal Hasyim mengapresiasi sinergi yang terus terjalin antara Pemerintah Kota Palembang dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mewujudkan perlindungan sosial yang menyeluruh bagi masyarakat.

BACA JUGA:Bintang Pranata Sumbang Podium Kedua untuk ART di Mandalika Racing Series 2026 Ronde 2

BACA JUGA:Tim ART Tambah Koleksi Podium di Kelas Junior 250cc, Nabil Sahzena dan Azel Savero Tampil Gemilang

Menurutnya, program jaminan sosial ketenagakerjaan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan amanat undang-undang sekaligus bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada para pekerja beserta keluarganya.

Meski demikian, Aprizal mengakui bahwa tantangan yang dihadapi masih cukup besar.

"Per 31 Mei 2026, Universal Coverage Jamsostek Kota Palembang baru mencapai 237.262 peserta atau sebesar 34,63 persen.

Sementara target kita pada tahun 2026 adalah 391.711 peserta atau 57,66 persen. Artinya, masih terdapat selisih sebanyak 154.449 pekerja yang harus kita kejar bersama," ujar Aprizal.

BACA JUGA:BRI Perkuat Market Share Alat Acceptance Digital di Palembang, Dorong Ekosistem Transaksi Nontunai

BACA JUGA:Warga Plaju Ulu Antusias Datangi Kantor Lurah untuk Ikuti Servis Motor Honda Gratis

Ia menegaskan, kehadiran 36 Agen Penggerak merupakan salah satu inovasi kolaboratif yang diharapkan mampu mempercepat pencapaian target tersebut melalui pendekatan langsung kepada masyarakat.

Para agen akan menjadi ujung tombak di lapangan dengan melakukan sosialisasi, edukasi, pendampingan, hingga membantu proses pendaftaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di tingkat masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait