Dinkes OKU Imbau Warga Terapkan PHBS Cegah Wabah Flu Singapura
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU Andi Prapto.-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengimbau masyarakat di daerah itu untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mencegah penyebaran wabah Flu Singapura yang rentan menyebar saat musim kemarau.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU, Andi Prapto, Jumat (26/6) mengatakan bahwa Flu Singapura atau Hand, Foot, and Mouth Disease atau (HFMD) adalah penyakit infeksi virus yang sangat menular.
Penyakit ini umumnya menyerang bayi dan anak-anak di bawah usia lima tahun yang ditandai dengan munculnya ruam atau lepuhan pada telapak tangan, telapak kaki, serta luka seperti sariawan di dalam mulut.
Pada musim kemarau, kata dia, anak-anak lebih banyak beraktivitas di ruang tertutup berpendingin udara atau area bermain dalam ruangan yang berpotensi meningkatkan risiko penularan.
BACA JUGA:Tim Sepak Bola U15 OKU Dilepas, Siap Berlaga di Piala Gubernur Sumsel 2026
BACA JUGA:Rapat Kelulusan Digelar, SMKN 3 OKU Siap Umumkan Hasil Jalur Minat dan Bakat
Di Kabupaten OKU sendiri selama periode Januari-Juni 2026 tercatat sebanyak 19 kasus suspek Flu Singapura yang ditangani oleh Dinas Kesehatan wilayah setempat.
Oleh sebab itu, kata Andi, untuk menekan angka penyebarannya masyarakat diminta menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, PHBS masih menjadi salah satu cara yang cukup ampuh untuk menangkal penyebaran berbagai penyakit menular, termasuk Flu Singapura.
"PHBS ini terus kami kampanyekan agar masyarakat teredukasi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.
BACA JUGA:Pemkab OKU Lepas 21 Tenaga Kerja ke Tiga Perusahaan di Semarang
BACA JUGA:Bulog Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan di OKU Raya
Dalam kampanye PHBS pihaknya melibatkan tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas untuk mengedukasi masyarakat agar menjaga pola makan supaya badan tetap sehat.
"Warga disarankan untuk memakan sayur dan buah ditambah kegiatan olahraga pagi secara rutin untuk mencegah penyebaran penyakit secara cepat terutama pada anak anak," katanya. (len)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





