Pernah Rayakan HUT RI Dengan Bermodal Tiang Bambu dan Bendera Pemberian Dandim
Siswa Ponpes Persis Al-Muyassar Raksa Jiwa saat upacara merayakan HUT RI ke 81.-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO - Ponpes Persis Al-Muyassar Raksa Jiwa yang menaungi jenjang SMP dan SMAnya melaksanakan kegiatan Upacara Pengibaran Bendera Merah dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81 di halaman pesantren tersebut pada Senin pagi (17/8).
Kegiatan upacara bendera ini diikuti tenaga pendidik- kependidikan dan para siswa-siswi SMP dan SMA di lingkungan Ponpes Al-Muyassar Raksa Jiwa.
Memasuki usianya yang keempat, sejak berdiri pada Juli 2023 Ponpes ini semakin berbenah menjadi lebih baik dan berkualitas baik dari SDM maupun sarana-prasarananya.
Termasuk tiang benderanya sudah permanen dan terbuat dari besi. Kondisi ini jauh berbeda dengan keadaan pada saat ponpes ini baru berdiri di tahun pertama operasionalnya.
BACA JUGA:Ratusan Warga Binaan Rutan Baturaja Dapat Remisi, 9 Orang Langsung Bebas
BACA JUGA:HUT ke-81 RI di Sanga Desa: Merah Putih Berkibar, Semangat Persatuan Masyarakat Menguat
Dimana tiangnya dari bambu, namun ada yang istimewa pada merah putihnya. Dikarenakan bendera tersebut merupakan hadiah pemberian dari Dandim 0403 OKU yang pada waktu itu dijabat Letkol Inf Harri Feriawan Rumawatine.
Kenangan tak terlupakan ini dituturkan Mudir A'am atau Pimpinan Ponpes Persis Al-Muyassar Raksa Jiwa Kiyai Ajid Abdul Majid, S.Pd.I, M.Pd yang akrab dipanggil Ustad Ajid.
Ustad Ajid menuturkan, pada saat itu keadaan keuangan pesantren masih sangat terbatas, maklum baru selesai membangun ruang kelas, kantor, asrama dan kamar mandi yang sudah menghabiskan ratusan juta rupiah.
"Untuk memesan tiang bendera dari besi butuh dana lebih. Sementara keuangan tak mencukupi. Meskipun begitu, keadaan serta terbatas itu tak menyurutkan semangat patriotisme dan nasionalisme kami untuk melaksanakan upacara bendera peringatan 17 Agustus Hari Kemerdekaan RI ke-78.
BACA JUGA:Bupati OKU Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Sang Merah Putih Berkibar di Langit Bumi Sebimbing Sekundang
BACA JUGA:Jangan Kaget, Pedagang dan CFD di Taman Kota Baturaja Dihentikan Sementara
Atas usul dari Waka Humas kami, biarlah upacara benderanya pakai tiang bambu, tidak usah pengibaran bendera alias dihilangkan, tapi bendera yang sudah terpasang, langsung penghormatan pas lagu Indonesia Raya diputar," tuturnya.
Lebih lanjut Ustad Ajid menceritakan, supaya bendera merah putihnya bernilai istimewa, atas inisiatif dari Waka Humas Ponpes yang juga seorang jurnalis, maka dimintalah bantuan bendera merah putih langsung ke Dandim 0403 OKU yang waktu itu dijabat Pak Harri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



