BPBD Muara Enim Catat 33 Kejadian Karhutla
Foto : H Abdurrozieq Putra ST MT-Foto:Dokumen Palpos-
MUARA ENIM, PALPOS.CO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, mencatat sebanyak 33 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dari jumlah tersebut, Kecamatan Gelumbang menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, disusul Kecamatan Lembak, Muara Belida, Kelekar dan Sungai Rotan.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Muara Enim H Abdurrozieq Putra ST MT, mengatakan berdasarkan data BMKG, lebih dari 300 titik panas (hotspot) terdeteksi di berbagai wilayah Kabupaten Muara Enim.
"Hotspot yang terdeteksi jumlahnya lebih dari 300 titik. Yang paling banyak dari panas tumpukan batu bara," ujar Rozieq, Minggu 12 Juli 2026.
BACA JUGA:Abyan dan Alesha Wakili Muara Enim di Lomba Balita Indonesia Tingkat Sumsel
BACA JUGA:Komplotan Begal Sopir Truk Viral, Tiga Pelaku Ditangkap Satu DPO
Rozieq menjelaskan, sampai saat ini luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai lebih dari 55 hektare.
Sebagian besar lahan yang terbakar juga berada di wilayah Kecamatan Gelumbang. "Adapun jenis lahan yang terbakar didominasi oleh semak belukar, gambut dan mineral," jelasnya.
Memasuki musim kemarau, BPBD Muara Enim terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli rutin, pemantauan hotspot, serta memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perusahaan, dan masyarakat peduli api.
Selain itu, Rozieq juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko memicu kebakaran yang lebih luas, terlebih saat kondisi cuaca semakin kering.
BACA JUGA:Mel’s Production Gelar Cari Gara Gara, Dorong Ekosistem Musik Muara Enim
BACA JUGA:Pupuk Indonesia Edukasi Pemupukan Berimbang Kepada Petani Wanita dan Petani Cilik di Muara Enim
"Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap agar dapat segera dilakukan penanganan sehingga kebakaran tidak meluas," tegas Rozieq.
BPBD Muara Enim memastikan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla akan terus dioptimalkan, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini menjadi daerah rawan kebakaran seperti Kecamatan Gelumbang, Lembak, Muara Belida, Kelekar dan Sungai Rotan.(ozi)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



