Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Dukung Sumsel Zero Konflik, Perkuat Peran FKDM

Dukung Sumsel Zero Konflik, Perkuat Peran FKDM

DUKUNG : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim mendukung program Sumsel Zero Konflik.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim menegaskan komitmennya mendukung program Sumsel Zero Konflik yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Muara Enim Tahun 2026 yang mengangkat tema "Pencegahan Bahaya Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di Kabupaten Muara Enim Tahun 2026".

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Griya Serasan Sekundang Muara Enim, dibuka secara resmi oleh Bupati Muara Enim yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Juli Jumatan Nuri SE, Kamis 16 Juli 2026.

Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta 50 peserta yang terdiri atas kepala sekolah, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan perwakilan pemuda.

BACA JUGA:Distribusikan 122 Paket Sekolah dan Asupan 13 Anak Balita Wasting

BACA JUGA:Pembekalan MPLS, Ajak Pelajar Jauhi Judi Online dan Narkoba

Dalam sambutannya, Juli Jumatan Nuri menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan daerah, baik di bidang ekonomi maupun sosial. 

"Perkembangan teknologi informasi di era digital menghadirkan tantangan baru yang harus diantisipasi bersama," ujarnya.

Ia mengatakan media digital saat ini kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan paham intoleransi, radikalisme, berita bohong (hoaks), hingga ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Untuk itu, Pemkab Muara Enim mengajak seluruh elemen masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi. 

BACA JUGA:TKD Menurun, Pembangunan Gedung KJSU 10 Lantai Ditunda

BACA JUGA:11 Tersangka dan 52 Ton Batu Bara Ilegal di IUP PTBA Diamankan Potensi Kerugian Negara Mencapai Rp95,9 miliar

Peningkatan literasi digital dinilai menjadi salah satu langkah penting agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Pada kesempatan tersebut, Juli juga menekankan pentingnya peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) sebagai mitra strategis pemerintah dalam melakukan deteksi dini dan identifikasi cepat terhadap berbagai potensi ancaman maupun gangguan keamanan di tengah masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: