Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Bekali 40 Tenaga Pendidik Penanganan Kasus

Bekali 40 Tenaga Pendidik Penanganan Kasus

PEMBEKALAN : DPPPA membekali 40 tenaga pendidik tentang pengetahuan dan keterampilan dalam menangani kasus kekerasan melalui Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Hotel Griya Sintesa Muara Enim.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak sejak dini terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA).

Sebanyak 40 tenaga pendidik dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam menangani kasus kekerasan melalui Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Tahun 2026 yang digelar di Hotel Griya Sintesa Muara Enim, Senin 20 Juli 2026.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 20-21 Juli 2026 itu, diikuti guru kelas dan guru bimbingan konseling (BK), yang dipersiapkan menjadi garda terdepan dalam mengenali, melaporkan, menangani, hingga memberikan pendampingan awal terhadap korban kekerasan di lingkungan pendidikan.

Kepala DPPPA Kabupaten Muara Enim H Husin Aswadi SE, mengatakan tenaga pendidik memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak. "

BACA JUGA:Pemkab Muara Enim Kaji Izin Dispensasi Jalan untuk Proyek PGE

BACA JUGA:Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu Berkat Laporan Warga

Oleh karena itu, peningkatan kapasitas guru menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak," ujar Husin.

Menurut Husin, pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur, tenaga layanan, serta pemangku kepentingan dalam menangani kasus kekerasan. 

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat jejaring dan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, PKK, Karang Taruna, RT/RW hingga lembaga terkait.

"Kami ingin peserta memiliki kemampuan mengidentifikasi, melaporkan, dan mendampingi korban kekerasan, sekaligus menjadi agen pencegahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat," kata Husin.

BACA JUGA:Tim Karate Polres Muara Enim Sabet 2 Emas dan 2 Perak di Kejuaraan Kapolda Cup 2026

BACA JUGA:Telan Anggaran Rp48,8 M, Pembangunan GSG BKPSDM Berlanjut

Husin menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program pencegahan kekerasan yang telah dilaksanakan DPPPA sepanjang 2026. 

Di antaranya sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kecamatan Semende Darat Tengah, Rambang, Lubai dan Lubai Ulu, sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kecamatan Tanjung Agung dan Gelumbang, serta Pelatihan Aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: