Sumur Kering, Warga OKU Terpaksa Beli Air Bersih Untuk Kebutuhan Sehari-hari
Salah seorang warga OKU saat membeli air tedmon untuk kebutuhan sehari-hari.-Foto:Eko palpos-
BATURAJA, PALPOS.CO – Sejak sebulan terakhir sebagian besar wilayah di Kabupaten OKU mulai mengalami kekeringan, karena hujan deras tak pernah lagi mengguyur daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang tersebut.
Akibatnya, banyak sumur warga yang berada di dataran tinggi mengalami kekeringan, sehingga warga terpaksa merogoh kocek pribadi untuk membeli air bersih.
Bagi warga yang berlangganan dengan Perumda Tirta Raja tentu tidak akan pusing menghadapi musim kemarau ini, karena suplay air bersih ke pelanggan saat ini masih lancar.
Sebaliknya bagi warga yang tidak berlangganan Perumda Tirta Raja dan hanya mengandalkan air sumur, maka kondisi saat ini sangat membuat pusing kepala.
BACA JUGA:Perkuat Sinergi, Disnaker OKU Ajak Pegawai Berzakat Melalui BAZNAS
BACA JUGA:Musim Kemarau, Warga OKU Ramai-ramai Mendulang Emas di Sungai Ogan
Yuni (34), warga Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur, mengatakan sumur miliknya yang selama ini menjadi sumber air utama mulai mengering sehingga sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Akhirnya terpaksa kami harus membeli air dari mobil tangki yang berkeliling untuk mendapatkan air bersih," ujar Yuni, Rabu (22/7).
Menurutnya, debit air sumur terus menurun dalam beberapa pekan terakhir sehingga warga terpaksa membeli air untuk kebutuhan mandi, memasak, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Keluhan serupa disampaikan Fitriyanti (35), warga Air Paoh lainnya. Ia mengaku sumur miliknya mulai kering setelah wilayah tersebut tidak diguyur hujan selama sekitar satu bulan terakhir.
BACA JUGA:Suhu Udara di OKU Raya Cukup Panas, Warga Diimbau Jaga Kesehatan Saat Beraktivitas di Luar Ruangan
BACA JUGA:OKU Terima Bantuan Peralatan Karhutla di Tengah Peningkatan Titik Panas
"Kondisi ini membuat kami harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air bersih," katanya.
Fitri menambahkan, untuk menghemat penggunaan air bersih, sebagian warga memilih mencuci pakaian di Sungai Ogan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



