Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Herman Deru Optimistis Program 100 Ribu Sultan Muda Cetak Generasi Wirausaha dan Penggerak Ekonomi Sumsel

Herman Deru Optimistis Program 100 Ribu Sultan Muda Cetak Generasi Wirausaha dan Penggerak Ekonomi Sumsel

Herman Deru Optimistis Program 100 Ribu Sultan Muda Cetak Generasi Wirausaha dan Penggerak Ekonomi Sumsel-Foto:Dokumen Palpos-

PALEMBANG, PALPOS.CO – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru optimistis Program 100.000 Sultan Muda akan menjadi motor lahirnya generasi muda yang mandiri, melek finansial, serta mampu menciptakan lapangan kerja baru di Sumatera Selatan.

Optimisme tersebut disampaikan Herman Deru saat memaparkan Program 100.000 Sultan Muda dalam sesi penjurian Financial Literacy Award 2026 dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) yang digelar secara daring dari Griya Agung Palembang, Selasa (28/7/2026).

Di hadapan tim asesor dan dewan juri nasional, Herman Deru menjelaskan bahwa literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, pemahaman mengenai literasi keuangan tidak cukup hanya sebatas mengelola keuangan, tetapi juga harus mampu melahirkan pelaku usaha baru yang dapat membuka lapangan pekerjaan.

BACA JUGA:Ketua BKOW Sumsel Lidyawati Cik Ujang Tegaskan Anak Harus Tumbuh Tanpa Rasa Takut dari Perundungan

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Sumsel Dorong Pembentukan Regulasi Kabupaten Banyuasin yang Berkualitas

Program 100.000 Sultan Muda, lanjut Herman Deru, dirancang sebagai implementasi literasi dan inklusi keuangan berbasis kewirausahaan guna mencetak sumber daya manusia yang cakap secara finansial, memperkuat daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

"Hingga saat ini sebanyak 10.800 pemuda telah resmi terdaftar sebagai anggota Sultan Muda Sumsel," ungkapnya.

Ia menjelaskan, program tersebut memiliki roadmap yang terukur, dimulai dari pembangunan fondasi ekosistem, pengintegrasian layanan dan ekosistem pendukung, perluasan akses pasar dan pembiayaan, hingga pembentukan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.

Menurut Herman Deru, keberhasilan Program Sultan Muda tidak terlepas dari kolaborasi yang dibangun bersama OJK sejak awal.

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Sumsel Lakukan Pengawasan Banguan Hukum di Rutan dan LPKA Palembang

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Dorong Sosialisasi Penetapan Tarif Rp0 Pencatatan Lagu kepada Kementerian dan Perguruan Tinggi

Berbagai kegiatan pembinaan hingga rapat koordinasi dipusatkan di OJK sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun ekosistem kewirausahaan bagi generasi muda.

"Rohnya lahirnya Sultan Muda adalah kolaborasi. Sejak awal saya melibatkan OJK. Ternyata ini menjadi daya tarik bagi anak-anak muda yang ingin memiliki identitas sebagai Sultan Muda dengan memenuhi syarat tertentu," ujar Herman Deru.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait