Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Pasca Kebakaran, Sebagian Siswa Diliburkan

Pasca Kebakaran, Sebagian Siswa Diliburkan

BERSIH - BERSIH : Tampak para guru dan karyawan MIN 1 Muara Enim bahu membahu membersihkan sisa puing-puing pasca kebakaran kantin sekolah MIN 1 Muara Enim.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pasca terbakarnya kantin dan sebagian gedung kelas, MIN 1 Muara Enim terpaksa meliburkan sementara sebagian siswa terutama yang kelasnya rusak sampai kondisi aman untuk melakukan proses belajar mengajar kembali.

"Yang pasti siswa kelas 1 dan 2, untuk siswa lain Kita lihat nanti kondisi dilapangan," ujar Kepala MIN 1 Muara Enim Sumini SPd, disela-sela kegiatan pembersihan, Kamis 30 Juli 2026.

Menurut Sumini, bahwa sebelum kejadian dirinya baru pulang dari sekolah sekitar Magrib, dan belum terjadi apa-apa.

Tetika dirinya sudah berada dirumah, ia mendapat laporan jika sekolah yang dipimpinnya terbakar sehingga ia bergegas kembali ke sekolah untuk memastikan hal tersebut.

BACA JUGA:Mahasiswa Harus Berikan Kontribusi Nyata Dalam KKN

BACA JUGA:Diduga Mesum di Parkiran, Innova Reborn Kabur Tabrak Portal

"Saya lihat yang habis terbakar kantin sekolah, dan sebagian gedung kelas terutama kusen, jendela, flavon dan kaca pecah berserakan," ujarnya.

Untuk percepatan pemulihan, lanjut Sumini, pihaknya sengaja meliburkan sebagian siswa terutama untuk kelas 1 dan 2, karena pihaknya akan melakukan pembersihan puing-puing pasca kebakaran sebab dikhawatirkan akan melukai siswa terutama yang masih kecil dan supaya tidak terlalu menganggu proses pembersihan.

"Saya sudah cek, banyak sekali seng, paku, pecahan kaca dan sebagainya yang membahayakan dan melukai anak-anak.

Jadi kita pilih diliburkan sampai benar-benar clear. Namun meski libur anak-anak tetap belajar secara Daring dirumah masing-masing," ucapnya.

BACA JUGA:Korban Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa

BACA JUGA:Telan Dana Rp106 M, Penyelesaian Talud Sungai Enim Kurang Rp15 M

Atas musibah ini, Sumini, berharap kepada pihak terkait atau yang peduli untuk memberikan bantuan perbaikan sarana dan prasarana sekolah sebab ini sifatnya mendesak supaya tidak menganggu proses belajar mengajar di sekolah.

"Coba lihat saja, kusen dan pintu rusak terbakar bahkan kacanya pada pecah belum lagi flavonnya rusak. Sangat tidak nyaman dan khawatir lepas jika tidak cepat diperbaiki atau diganti," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: