Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Cegah Karhutla, Ketua DPRD Prabumulih Imbau Warga Tak Bakar Lahan dan Sampah

Cegah Karhutla, Ketua DPRD Prabumulih Imbau Warga Tak Bakar Lahan dan Sampah

Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria bersama wako dan kapolres meninjau kesiapsiagaan posko siaga karhutla-Foto:Dokumen Palpos-

PRABUMULIH, PALPOS.CO - Musim kemarau yang masih berlangsung di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, membuat potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin perlu diwaspadai.

Kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering dapat membuat lahan maupun semak belukar lebih mudah terbakar.

Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi, mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Salah satunya dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak membakar sampah sembarangan, terutama di tengah kondisi lingkungan yang kering.

BACA JUGA:Bahaya Radikalisme Merambah Media Sosial, Kapolres Prabumulih Imbau Orang Tua Awasi Anak

BACA JUGA:Peduli Korban Kebakaran, Polres Prabumulih Berikan Bantuan Sembako dan Beras, Ini Pesan AKBP Gunarto

Menurut Deni Victoria, kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kota Prabumulih.

Apalagi saat ini masyarakat tengah menghadapi musim kemarau yang disertai fenomena El Nino.

"Saat ini sudah memasuki musim kemarau dan kita juga tengah dilanda El Nino. Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar sampah dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar," ujar Deni Victoria.

Politisi Partai Demokrat tersebut mengatakan, kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar masih menjadi salah satu hal yang harus diantisipasi.

BACA JUGA:Tingkatkan Kompetensi Perwira SCM, Pertamina Drilling Beri Pelatihan Drilling for Non Drilling Personnel

BACA JUGA:Rekrutmen Pertamina Tak Dipungut Biaya, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan

Api yang awalnya digunakan untuk membersihkan lahan dapat dengan mudah menjalar apabila kondisi sekitar kering dan angin cukup kencang.

Terlebih, masyarakat terkadang sulit mengendalikan api setelah pembakaran dilakukan. Jika api merembet ke semak, perkebunan, lahan kosong maupun kawasan lainnya, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: