Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Enam Naskah Kuno Aksara Ulu Muara Enim Unjuk Gigi

Enam Naskah Kuno Aksara Ulu Muara Enim Unjuk Gigi

FESTIVAL : Plt Bupati Muara Enkm melihat enam naskah kuno Aksara Ulu atau Kaganga peninggalan Kabupaten Muara Enim tampil dalam Festival Literasi Sumatera Selatan 2026.-Foto:Dokumen Palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Enam naskah kuno Aksara Ulu atau Kaganga peninggalan Kabupaten Muara Enim tampil dalam Festival Literasi Sumatera Selatan 2026 yang digelar di The Sultan Convention Center, Palembang, Sabtu 5 September 2026.

Kehadiran naskah kuno tersebut menjadi salah satu daya tarik di stand literasi Kabupaten Muara Enim.

Di tengah perkembangan teknologi dan arus digitalisasi, peninggalan bersejarah itu menjadi bukti kekayaan intelektual dan budaya masyarakat masa lampau di Bumi Serasan Sekundang.

Festival Literasi Sumatera Selatan 2026 dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru.

BACA JUGA:Polres Muara Enim Raih Presisi Award dari Lemkapi

BACA JUGA:Cegah Perkawinan Usia Anak, DPPPA Edukasi 302 Pelajar

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Bupati Muara Enim Hj Sumarni, Plt. Ketua TP PKK yang juga Bapak Literasi Kabupaten Muara Enim H Ahmad Yani serta Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim H Yulius.

Di stand Kabupaten Muara Enim, pengunjung dapat melihat berbagai bentuk naskah kuno Aksara Ulu yang telah dialihmediakan secara teliti.

Koleksi tersebut ditulis pada beragam media, mulai dari kulit kayu kagas (bebue), tanduk kerbau, hingga buluh bambu.

Selain itu, turut dipamerkan Gelumpai Rasulullah serta naskah kuno yang memuat shalawat dan doa.

BACA JUGA:Karhutla 5 Hektare Dekati Permukiman Petugas Berjibaku 9 Jam Melakukan Pemadaman

BACA JUGA:Pemkab Muara Enim Gelar Salat Istisqa Berjamaah

Keberagaman media dan isi naskah tersebut menarik perhatian pengunjung, mulai dari akademisi, pelajar hingga masyarakat umum.

Enam naskah kuno tersebut tidak hanya menjadi peninggalan sejarah, tetapi juga merekam pengetahuan, tradisi dan nilai-nilai kehidupan masyarakat pada masa lampau.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: