Manajemen Talenta Bikin Pengisian Jabatan di OKI Lebih Efisien
Pelantikan 65 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI-Foto:Dokumen Palpos-
OKI,PALPOS.CO - Manajemen talenta membuat pengisian jabatan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) lebih cepat dan efisien.
Kandidat yang telah dipetakan berdasarkan kinerja dan potensi tersedia dalam talent pool, sehingga waktu dan biaya pengisian jabatan dapat ditekan
Penerapan mekanisme tersebut menjadi bagian dari pelantikan 65 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI oleh Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, Kamis (17/9/2026).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) OKI, Drs H Antonius Leonardo MSi mengatakan, efisiensi terutama terlihat dari proses pengisian jabatan yang tidak harus kembali dimulai dari pencarian dan pemetaan kandidat.
BACA JUGA:Satgas Aman Nusa II Gencarkan Patroli dan Mitigasi Karhutla di Cengal OKI
BACA JUGA:Administrasi Nikah Dipermudah, Pemegang KIA Dapat Diskon Wisata
Menurut dia, kondisi tersebut berbeda dengan mekanisme lelang jabatan terbuka (open bidding) yang membutuhkan sejumlah tahapan seleksi dan pembiayaan.
“Kalau menggunakan mekanisme lelang jabatan terbuka, kebutuhan biaya untuk pelaksanaan seleksi, termasuk panitia seleksi dan uji kompetensi, dapat mencapai sekitar Rp400 juta hingga Rp500 juta.
Dengan manajemen talenta, prosesnya dapat dilakukan lebih efisien karena kandidat sudah dipetakan berdasarkan kinerja dan potensinya,” ungkap Anton.
Selain efisiensi biaya, tersedianya talent pool memungkinkan pemerintah daerah memiliki basis data kandidat yang dapat diproyeksikan ketika terdapat jabatan yang harus diisi.
BACA JUGA:Polres OKI Ajak Masyarakat Produktif, Manfaatkan Lahan Kosong untuk Jadi Sumber Pangan
BACA JUGA:Sespimen Polri Turun ke OKI, Kaji Strategi Penanggulangan Karhutla Berbasis Masyarakat
“Untuk pengisian jabatan kosong, kepala daerah cukup melihat kandidat terbaik yang berada di box 7, 8, dan 9 melalui komite talenta.
Selanjutnya kandidat diwawancarai untuk memastikan kesesuaian dengan target kinerja dan kebutuhan organisasi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




