Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Karhutla Terjadi di 5 Titik Muba, Total 11,5 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla Terjadi di 5 Titik Muba, Total 11,5 Hektare Lahan Terbakar

Petugas Berjibaku memadamkan api. -Foto:Dokumen Palpos-

SEKAYU, PALPOS.CO - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda sejumlah wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Dalam dua hari, yakni 16 dan 18 September 2026, sedikitnya 11,5 hektare lahan terbakar berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba.

Kebakaran terjadi di sejumlah titik yang tersebar di Kecamatan Sekayu dan Lawang Wetan.

Petugas gabungan harus berjibaku memadamkan api hingga malam hari, sementara sejumlah personel masih disiagakan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

BACA JUGA:Polres Muba Tetapkan Tersangka Kebakaran Gudang Pengolahan Minyak Ilegal di Babat Toman

BACA JUGA:Hadapi Ancaman Karhutla, PT BPP Terapkan Sistem Injeksi Air di Lahan Gambut

Kepala BPBD Muba Marko Susanto SSTP MSi mengatakan, kejadian pertama berlangsung pada Rabu (16/9/2026) di Jalan Sekayu-Bandar Jaya-Selarai, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, tepatnya di sekitar Jembatan 6 Selarai.

"Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 6 hektare. Lahan yang terbakar berupa semak belukar di tanah mineral. Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran diduga akibat dibakar warga," kata Marko.

Laporan mengenai kebakaran tersebut diterima Posko BPBD Muba sekitar pukul 18.57 WIB. Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Sebanyak sembilan personel BPBD bersama empat personel Damkar dikerahkan ke lokasi dengan menggunakan kendaraan operasional pemadam. Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 23.30 WIB.

BACA JUGA:Gempuran Era Digital Makin Kuat, Wartawan Muba Didorong Semakin Kompeten

BACA JUGA:PT GPI Perkuat Kapasitas Petani Sawit Muba Lewat Penyuluhan Langsung di Kebun

Petugas menghadapi sejumlah kendala selama proses pemadaman. Selain minimnya sumber air, titik api berada di kawasan semak belukar dan lokasinya berdekatan dengan permukiman warga.

Karhutla kembali terjadi pada Jumat (18/9/2026) di Desa Karang Ringin II, Kecamatan Lawang Wetan. Laporan diterima BPBD sekitar pukul 13.40 WIB.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait