Herman Deru Ikuti Rakor Karhutla, Sumsel Perkuat Operasi Darat dan Udara
Herman Deru Ikuti Rakor Karhutla, Sumsel Perkuat Operasi Darat dan Udara-Foto:Dokumen Palpos-
PALEMBANG, PALPOS.CO — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Edward Candra mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Perkembangan Penanganan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) secara virtual dari Palembang, Selasa (15/9/2026).
Rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Djamari Chaniago tersebut turut diikuti Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam arahannya, Menko Polkam Djamari Chaniago menekankan pentingnya konsistensi dan akurasi data antarinstansi.
Langkah tersebut dinilai penting agar informasi mengenai luasan lahan yang terbakar dapat disampaikan secara terbuka kepada publik, sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan optimal melalui koordinasi lintas unsur.
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Harmonisasi Empat Raperbup OKU Timur, Perkuat Kualitas Regulasi Daerah
"Harus segera kita rangkumkan data secara tepat, termasuk kasus yang sudah ditangani, dan segera kita sampaikan kepada masyarakat atas penanggulangan serta penanganan yang kita laksanakan," tegas Djamari.
Ia menjelaskan, rakor tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas instruksi Presiden terkait peningkatan upaya penanggulangan karhutla.
Menurutnya, operasi pemadaman yang paling efektif dilakukan melalui kombinasi operasi udara dan darat.
Kendati demikian, operasi udara sangat bergantung pada ketersediaan awan hujan, sementara operasi darat kerap menghadapi kendala dalam mengakses sumber air menuju titik api.
BACA JUGA:Herman Deru Tinjau Antrean BBM di SPBU Kebun Bunga, Desak Pertamina Segera Atasi Kelangkaan Pasokan
Oleh sebab itu, melalui rakor tersebut, pemerintah berupaya menyamakan persepsi sekaligus menuntaskan berbagai kendala teknis dalam penanganan karhutla di lapangan.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., memaparkan bahwa berdasarkan data per 14 September 2026, wilayah Sumatera Selatan mencatat total luas lahan terbakar sekitar 6.552,31 hektare.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




