Iklan BANNER IDUL ADHA MEDIA 1447 H - PEMPROV SUMS
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Diskanak OKUT Pastikan Agar OKU Timur Aman dari Ancaman Rabies

Diskanak OKUT Pastikan Agar OKU Timur Aman dari Ancaman Rabies

‎Diskanak OKUT Pastikan Agar OKU Timur Aman dari Ancaman Rabies-Foto:Dokumen Palpos-

MARTAPURA, PALPOS.CO - Peringatan Hari Rabies Sedunia (Word Rabies Day) di Kabupaten OKU Timur menjadi momentum untuk membasmi penyakit rabies di Bumi Sebiduk Sehaluan.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan OKU Timur, Yuni Haryanto saat Penutupan rlangkaian kegiatan Peringatan Hari Rabies Sedunia, Selasa, 29 September 2026.

Menurut Yuni, penyakit rabies merupakan salah satu ancaman serius bagi kesehatan masyarakat maupun kesehatan hewan. di Kabupaten OKU Timur sendiri, berdasarkan data populasi tercatat jumlah hewan penular rabies (hpr) saat ini mencapai 7.116 ekor. 

"Angka ini menuntut kita untuk terus waspada, proaktif, dan bersinergi dalam melakukan pencegahan serta pengendalian rabies di bumi OKU Timur," ujar Yuni.

BACA JUGA:Dari Bibit hingga Panen, Kunci Produktivitas Sawit Rakyat OKU Ada di Budidaya

BACA JUGA:Antrean di SPBU Mengular, Polisi Mulai Perketat Pengawasan

Sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan dan Peternakan, kita telah melaksanakan 3 (tiga) rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari rabies sedunia. adapun rangkaian kegiatan tersebut.

"Pertama kita telah melaksanakan vaksinasi rabies massal dan serentak yang dimulai tanggal 10 sampai 25 September 2026, yang menjangkau 10 Kecamatan dengan total 32 desa, serta telah berhasil mencatatkan capaian vaksinasi sebanyak 2.000 ekor hpr," jelasnya.

Selanjutnya lomba Diskannak Fun Cat Show, sebagai wadah edukasi sekaligus ajang apresiasi bagi para pecinta hewan kesayangan untuk tetap memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan hewan peliharaan mereka.

"Terakhir kita melakukan pelatihan kader siaga rabies(kasira) sebanyak 40 orang, yang dipersiapkan untuk menjadi garda terdepan di tengah masyarakat dalam mendeteksi, melaporkan, serta membantu penanganan dini kasus rabies di wilayah masing-masing," pungkasnya.

BACA JUGA:Gelar Ops Sikat I Musi 2026, Polsek Lubuk Batang Ringkus Pelaku Pungli

BACA JUGA:Kantah OKU Hadirkan Inovasi Antar Jemput Sertipikat Tanah Wakaf hingga ke Masyarakat

Pada kesempatan tersebut, Yuni juga memgungkapkan gerakan pencegahan rabies tidak berhenti sampai di sini.

Upaya pencegahan dan penanggulangan rabies akan terus berlanjut melalui seluruh UPTD masing-masing, baik secara pasif maupun aktif, guna memastikan OKU Timur tetap aman dari ancaman rabies.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait