Iklan Astra Motor

Harga Karet Tembus Rp25 Ribu/Kg, Petani di OKU Sumringah

Harga Karet Tembus Rp25 Ribu/Kg, Petani di OKU Sumringah

Tampak sejumlah petani karet di OKU saat hendak menimbang hasil kebunnya.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO — Petani karet di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kini tersenyum sumringah menyusul harga karet beku yang menembus angka Rp25.000 per kilogram untuk penjualan dwi mingguan.

Kondisi harga ini kali terakhir dirasakan pada tahun 1998. Kini, harga komoditas andalan tersebut kembali berjaya, membuat para petani dapat menikmati hasil dari harga jual yang tinggi.

Hendri, salah seorang petani karet di Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU, mengatakan, harga karet beku dibanderol Rp25.000 per kilogram untuk kawasan hilir (Kecamatan Peninjauan dan sekitarnya).

"Perubahan harga jual ini mulai terasa sejak bulan September lalu. Untuk penjualan mingguan, harga naik dari kisaran sebelumnya di angka Rp16.000 menjadi Rp22.000 per kilogram," ungkapnya, Minggu (11/10). 

BACA JUGA:Jalan Lingkar di Desa Peninjauan OKU Amblas

BACA JUGA:Bupati OKU Jemput Bola ke Bappenas, Bawa Segudang Usulan Infrastruktur

Sementara itu, untuk penjualan dwi mingguan, terjadi lonjakan dari Rp18.500 menjadi Rp25.000 per kilogram.

Adapun harga karet yang ditimbang bulanan mengalami penyesuaian menjadi Rp27.000 per kilogram.

Pengusaha karet di Peninjauan, Mardani, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa harga karet di wilayah Peninjauan biasanya selalu berada di bawah harga kawasan Ulu. 

Namun, pada bulan ini, wilayah tersebut justru mengalami kenaikan yang signifikan. Pada bulan sebelumnya, harga mingguan tercatat Rp16.000 per kilogram, kemudian naik menjadi Rp22.000 per kilogram.

BACA JUGA:Curi Brondong Sawit, 4 Pemuda di OKU Diamankan Polisi

BACA JUGA:Belasan Pj Kades Resmi Dilantik, Kadis PMD OKU Minta Segera Bertugas

Memasuki minggu kedua bulan Oktober ini, harga dwi mingguan naik menjadi Rp25.000 per kilogram, dan harga bulanan meningkat dari Rp22.500 menjadi Rp27.000 per kilogram.

Sementara itu, di kawasan Ulu (Kecamatan Semidang Aji dan sekitarnya) serta Kecamatan Lengkiti, harga mingguan pada awal bulan sebelumnya berada di angka Rp19.000 per kilogram dan naik menjadi Rp21.000 per kilogram pada minggu kedua Oktober ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: